Surabaya,(bisnissurabaya.com)- Komitmen kota Surabaya mengurangi sampah plastik perlu diacungi dua jempol. Beberapa jajaran Pemerintah Kota/Pemkot Surabaya telah mensosialisasikan dengan keliling ke beberapa masjid saat Idul kurban. Saat itu, sejumlah petugas sibuk membagikan daun sebagai pengganti kantong plastik.

Wali Kota Surabaya, Risma mengatakan, daun pisang yang dibagikan itu berjenis calathea. Sebelumnya, daun-daun yang berhasil dikumpulkan itu dipetik dari rumah kediaman Jalan Sedap Malam dan Taman Surya. Daun-daun itu kemudian diberikan kepada masyarakat sebagai pengganti penggunaan kantong plastik.

“Sudah ngumpulin daun-daun di kediaman untuk saya bagi ke warga yang memotong hewan kurban, supaya menggunakan daun untuk keperluan tersebut,” kata Risma.

Sementara itu, Kepala Bagian Humas Pemkot Surabaya, M Fikser, menjelaskan, upaya ini dilakukan untuk meminimalisir penggunaan sampah plastik. Ada empat masjid yang diberi daun saat Idul Kurban. Yakni, Masjid Al-Muhajirin Jalan Kanginan dan Masjid Cheng Ho Jalan Gading dan kemudian akan disosialisasikan ke masyarakat di pasar-pasar tradisional.

Sosialisasi dan imbauan pembatasan kantong plastik tidak hanya dilakukan di kalangan Masjid. Saat itu, juga dilakukan pada kalangan pengusaha. Sebelumnya, Pemkot Surabaya melalui Dinas Pendidikan (Dispendik) mendorong pelajar mengganti kemasan plastik dengan cara membawa tumbler ke sekolah. “Kalau sekolah kita mulai awal sudah, tinggal sekarang tempat-tempat perbelanjaan,” ujarnya.

Kendati demikian, pihaknya  akan mendorong peran serta masyarakat untuk membangun peradaban baru dunia yang sadar akan lingkungan hidup. Terutama permasalahan sampah plastik yang kian tahun mengalami banyak problematika.

“Untuk mengubah perilaku masyarakat memang tidak mudah. Namun, secara bertahap Pemkot Surabaya terus memberikan edukasi,” kata pria asal Papua ini. (ton)