Gresik, (bisnissurabaya.com) – Ada yang beda dalam peringatan Hari Ulang Tahun/HUT Republik Indonesia/RI ke-74. Misalnya, menggelar lomba tari tradisional di SMK N 1 Driyorejo Gresik. Diantaranya, tari remo, kecak, jaipong, sajojo, serta lainnya. Kegiatan tersebut diperagakan siswa/siswi kelas 10 hingga 12. Baik dilakukan secara perorangan maupun kelompok.

Bagi penikmat tari yang menonton peragaan tersebut sebagian besar berdecak kagum ketika melihat lomba tari ini. Sebab, lenggak-lenggok siswa/siswi yang sedang nari membuat hiburan tersendiri. Terkadang ada yang iseng sambil bersuit-suit saat teman wanitanya tampil. Dukungan dari suporter masing-masing kelas juga tak kalah menarik, Mereka yakin, bahwa penampilan teman satu kelasnya saat tampil menari tari tradisional benar-benar yahud.

“Yaaa…, saya sangat menikmati lomba tari ini karena cukup unik dan seru,” seloroh siswi kelas XI jurusan multimedia 1, Destani Andri. Yang juga menarik, diadakannya lomba tari tradisional tersebut bukan tiba-tiba. Tetapi melalui usulan dari guru produktif multimedia, Poendik Sugiarto.

Usulan tersebut langsung mendapat persetujuan kepala sekolah. “Sebenarnya, kegiatan ini karena sekolah akan mengikuti lomba vidio tari tradisional,” kata guru matematika, Rere, kepada bisnissurabaya.com disela lomba tari tradisional di SMK N 1 Driyorejo Gresik Sabtu (17/8). (fania/siswa magang)