Banyuwangi, (bianissurabaya.com) – Berwisata kuliner seolah sudah menjadi gaya hidup masyarakat. Bukan sekedar dari segi olahan makanannya, suasana dan tempat yang nyaman menjadi daya tarik pengunjung.

Menikmati kuliner di tengah suasana alam, sensasi inilah yang ditawarkan Warung Kembang sore. Warung yang beralamat di Dusun Tempursari Desa Sembulung Kecamatan Cluring ini bisa menjadi pilihan berwisata kuliner dan tempat nongkrong yang menarik. Meski, baru buka sejak 4 bulan silam namun, pengunjungnya lumayan banyak.

Nama kembang sore menjadi pilihan. Terbilang unik. Karena di kawasan Tulungagung,  kembang sore identik dengan pesugihan. “Padahal alasannya bukan itu. Nama Kembang sore ini justru mengandung filosofis tersendiri,” ucap pemilik Warung Kembang Sore Achmad Ainul Yaqin kepada Bisnis Banyuwangi, belum lama ini.

Dikatakan Ainul, nama kembang sore ini diambil dari ikon kota setempat  sebagai penghasil buah naga. Dimana bunga (dalam istilah Jawa disebut kembang ) buah naga ini selalu mekar saat sore sampai pagi hari.

Dari segi filosofisnya, mekarnya kembang itu ibarat masa muda. Masa dimana banyak kesempatan. Sehingga saat masih muda ini, jangan sia-siakan kesempatan dan jangan melupakan tujuan hidup di dunia. Sebelum menjadi layu dan tua.

Dari segi, konsep, diusung konsep warung. Yakni menyediakan berbagai makanan berat maupun ringan. Selain melayani konsep prasmanan, juga melayani delivery order.

Warung kembang sore ini, menyediakan berbagai menu. Salah satu menu andalan yang tak ada di tempat lain, olahan malon ( manuk londo). Jenis unggas perancis yang dibudayakan di Indonesia. Jenis unggas ini hampir mirip dengan burung puruh. Cuman beda ukuran dan warna bulu. Daging malon lebih besar, empuk dan tebal. Dari segi rasa pun lebih gurih dan lembut.

Ada berbagai macam variasi malon yang disediakan. Antara lain malon bakar pedas, malon goreng original, malon rica-rica, malon bumbu laos dan malon rendang. Harga malon bakar pedas dan goreng original, dibandrol Rp 25.000, lengkap dengan nasi, ikan asin, terancam, tempe dan kerupuk.

Ada juga sajian khas lain, sego goblok. Dinamakan sego goblok, karena lauknya sederhana ada tambahan sambel ikan asin pedo yang luar biasa pedas. “Saking pedasnya, habis makan bisa kayak orang goblok,” selorohnya. Sego goblok ini dibandrol Rp 13.000 per porsi.

Banyak juga varian snack. Seperti kentang goreng, gedhang lapindo atau pisang cokelat lumer. Yang dibandrol mulai harga Rp 7.000 per porsi. Menu lain seperti lele, ayam bakar, ayam goreng. Untuk semua makanan di sini dibandrol cukup murah, dari harga Rp 8.000 – Rp 30.000. Minuman Rp 3.000 – Rp 10.000.

Minuman khas Es Kembang sore. Menggunakan bahan rempah. Rasanya pun unik. Apalagi dinikmati dingin. Sangat menyegarkan dan berkhasiat bagi kesehatan.

Ada tiga minuman dingin yang menggunakan bahan rempah. Yakni es kembang sore, es sukem (es susu kembang sore) dan rondo kempleng. Warung Kembang Sore buka tiap hari, mulai pukul 08.00 WIB close order pukul 24.00 WIB. Namun untuk nongkrong bisa 24 jam. Untuk makanan dan minuman disini juga bisa dibuat sesuai permintaan.

Di sini pengunjung bisa menikmati aneka kuliner di tengah suasana alam, yang sejuk dan tenang. (tin)