Surabaya, (bisnissurabaya.com) – Anggota DPRD Jatim periode 2019-2024 akhirnya ditetapkan. Setelah Mahkamah Kontitusi (MK) menolak seluruh gugatan temuan perbedaan rekapitulasi yang diajukan oleh 3 pemohon, pada Senin (12/8) malam Komisi Pemilihan Umum (KPU) Jatim menggelar rapat pleno terbuka dengan agenda penetapan calon anggota DPRD Jatim periode 2019-2024.

Para perwakilan partai politik/parpol menyatakan menerima dan menyetujui hasil rapat pleno terbuka yang menetapkan perolehan dan daftar nama anggota DPRD Jatim terpilih.

Dari 120 anggota DPRD Jatim,  PDI Perjuangan memperoleh 27 kursi, PKB 25, Gerindra 15, Demokrat 14, Golkar 13, Nasdem 9, PAN 6, PPP 5, PKS 4, Hanura 1, dan PBB 1.

“Puji Tuhan, setelah 5 pemilu. Tahun ini saya mendapat kepercayaan masyarakat Malang Raya untuk menjadi anggota DPRD Jatim dengan perolehan 34.749 suara,” kata anggota DPRD Jatim terpilh Daniel Rohi, kepada bisnissurabaya.com.

Kegembiraan tidak hanya menjadi milik Daniel Rohi, seorang diri. Tetapi milik semua anggota fraksi PDI Perjuangan. Karena pada pemilu 2019 ini PDI Perjuangan mampu mengalahkan dominasi PKB di Jatim.

“Perolehan suara terbanyak juga diraih anggota DPRD  dari PDI Perjuangan Dapil Jatim XIV yaitu  Achmad Iskandar dengan perolehan suara 251.959 suara,” jelas Wakil Ketua DPD PDI Perjuangan Jatim ini.

Menurut penjelasan Divisi Teknis Pemilu KPU Jatim, Insan Qoriawan, ada persyaratan yang harus dilengkapi anggota DPRD terpilih. Yaitu, menyerahkan isian Lembaran Harta Kekayaan Penyelenggara Negara (LHKPN) kepada Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK).

“Apabila tidak menyerahkan, maka akan dilakukan penangguhan pelantikannya,” tambah Dosen Universitas Kristen Petra ini.

Rapat Pleno penetapan ini, selain dihadiri perwakilan parpol, caleg terpilih, juga dihadiri Ketua KPU Pusat Arief Budiman. (nanang)