Surabaya, (bisnissurabaya.com) – Awalnya kopi hanya ada di Ethiopia. Dimana biji-bijian itu di tanam orang Afrika Timur di daratan tinggi. Akan tetapi, ketika bangsa Arab mulai meluas perdagangannya, biji kopi pun tersebar sampai ke Indonesia.

Walau di Indonesia hanya ada tiga jenis biji kopi, namun di setiap daerah memiliki cita rasa yang berbeda. Salah satunya, kopi Java Ijen Raung di Bondowoso. Biji yang beraroma khas tersebut panen setiap bulan ke-6 sampai sebelas. Perkebunan itu melibatkan kelompok tani setempat. Menggunakan dengan cara fullwash untuk memisahkan buah yang sudah matang dan yang belum.

“Manfaat kopi baik untuk kesehatan, tetapi kembali pada proses produksi,” kata Sekretaris Kelompok Tani Bondowoso, Didik Suryadi, kepada bisnissurabaya.com, Minggu (11/8). Mereka memproduksi ketika ada pesanan dari customer. Jadi pembeli bisa mendapatkan kopi yang masih fresh.

Pemasaran yang dilakukan Didik Suryadi, melalui media online. Seperti tokopedia, bukalapak, blogspot dan offline. Yaitu, suplier ke cafe-cafe dan cafe shop. (ayu/fania)