Surabaya, (bisnissurabaya.com) – Abrasi pantai di Surabaya menjadi musuh masyarakat.Kurang lebih 6.000 orang dari lintas Organisasi Perangkat Daerah (OPD), Tentara Nasional Indonesia (TNI), Kepolisian Republik Indonesia (Polri), BUMN, BUMD, swasta dan masyarakat kompak membersihkan sampah di ujung utara Surabaya.

Lokasinya, mulai dari bawah kaki Suramadu hingga watu – watu kenjeran. Tugas utamanya, membersihkan sampah plastik dan menanam pohon cemara udang.Setelah kerja bakti, total sampah yang berhasil dikumpulkan mencapai 15 truk.

Kebanyakan, sampah berupa plastik kemasan. Selain itu ditemukan juga sampah pecahan kaca dan kain bekas.

Kebanyakan sampah ini, berasal dari laut ketika pasang dan akhirnya tersangkut saat air surut.Tidak hanya sekedar bersih pantai, juga melakukan penanaman pohon cemara udang.

Sedikitnya ada 500 pohon cemara udang. Pohon ini bisa menahan abrasi laut, hempasan ombak dan angin laut.

“Saya percaya ini bisa melindungi Surabaya dari bahaya bencana, angin topan, dan sebagainya,” kata Walikota Surabaya, Tri Rismaharini, kepada bisnissurabaya.com Sabtu (10/8).

Pohon cemara udang butuh waktu yang lama untuk tumbuh lebat. Karena itulah, umurnya bisa sampai ratusan tahun. Bahkan, pohon ini juga bisa tumbuh bila terkena air laut loh!

“Seluruh dunia mengeluh global warming. Kita tidak usah mengeluh, tapi kita langsung tangani,” tambah Walikota perempuan pertama di Surabaya. (nanang)