Surabaya, (bisnissurabaya.com) – Even internasional Surabaya Marathon memakan dua korban Minggu (4/8). Husnun N Djuraid (60) warga kota Malang dan Oentung P Setiono (55) peserta dari Jakarta. Husnun N Djuraid, peserta lari 10 kilometer terjatuh di Jl. Pemuda (depan Bank BTPN) lalu dibawa ke RSUD Dr. Soetomo oleh PMI Kota Surabaya. Sedangkan pelari Oentung P Setiono, terjatuh di Jl. Basuki Rahmat (depan Dhiandra) lalu dibawa ke RSUD Dr. Soetomo oleh TGC Pusat.

Berdasarkan laporan petugas BPB Linmas dan Dinkes Kesehatan Kota Surabaya, korban Husnun N Djuraid, memiliki riwayat penyakit jantung dalam even Surabaya Marathon tercatat sebagai peserta laro 10 kilometer dengan nomor peserta 5721. Sedangkan Oentung, juga peserta lari 10 kilometer dengan nomor 5755.

Kedua korban dilarikan ke RSUD Dr Soetomo, tetapi meninggal dunia saat berada di rumah sakit tersebut. Seperti diketahui, kedua korban merupakan peserta lari Surabaya Marathon berskala internasional yang diikuti 6.005 peserta. Gelaran lomba lari ini diselenggarakan Asosiasi Pengelola Pusat Belanja Indonesia (APPBI) DPD Jatim, bersama Pemkot Surabaya.

Ketua Asosiasi Pengelola Pusat Belanja Indonesia (APPBI) Jatim, Sutandi Purnomosidi menuturkan, peserta Surabaya Marathon ini setiap tahunnya selalu mengalami kenaikan. “Surabaya marathon ini adalah city marathon, yang melintasi ikon bersejarah dan wisata di tengah kota,” ujarnya.

Peserta Surabaya Marathon ini dari awal digelar hingga sekarang terus meningkat. Saat awal digelar peserta mencapai 3000 orang, tahun kedua 4400 orang, dan tahun ini sudah mencapai 6005 peserta, berasal dari 130 kabupaten dan kota di Indonesia.

Saat marathon digelar, sejumlah jalan protocol ditutup sejak pagi hari hingga menjelang siang. Adapun rute yang akan dilintasi para peserta untuk kategori 5K, yaitu Jalan Embong Malang – Jalan Blauran – Jalan Praban – Jalan Tunjungan Siola – Jalan Gubenur Suryo – Puter di Bambu Runcing – Masuk Pnglima Sudirman – Masuk Ke Karapan Sapi – Basuki Rahmad – Finish.

Kemudian untuk rute 10K, dimulai dari Jalan Embong Malang – Jalan Blauran – menuju Bubutan – Jalan Pahlawan- puter Kebun Rojo – Jalan Tunjungan – Gubenur Suryo – Walikota Mustajab – Monkasel – Bambu Runcing – Panglima Sudirman – Karapan Sapi – Basuki Rahmad – dan finish di Embong Malang. (nanang)