(bisnissurabaya.com) – Salah satu tugas Negara Kesatuan Republik Indonesia/NKRI yang tercantum dalam pembukaan UUD 45 adalah ikut melaksanakan ketertiban dunia. Karena itu, beberapa tahun sesudah Indonesia merdeka tepatnya sejak 1967 Indonesia telah mengirimkan pasukan perdamaian yang diberi nama Kontingen Garuda untuk melaksanakan mandat dari Perhimpunan Bangsa Bangsa (PBB).

Pasukan Konga pernah bertugas di berbagai negara konflik. Seperti kawasan Timur Tengah, Kongo, Vietnam, Irak, Iran, Namibia, Kamboja, Bosnia Herzegovina, Filipina, Tajikistan, Siera Leone, Liberia, Sudan Selatan, Afrika Tengah, dan lain –lain. Reputasi Pasukan Konga yang terkenal berani dan profesional dalam menjalankan tugas sudah mendapat pengakuan dunia internasional. Diantaranya, saat beberapa personelnya berani mengambil posisi buffer zone. Diantara, pasukan Lebanon dan Israel yang hampir bertikai untuk melerai kedua pasukan tersebut. Langkah berani tersebut mendapatkan perhatian internasional dan mengundang kekaguman.

Pasukan Konga yang dikirim ke berbagai penugasan luar negeri memang merupakan pasukan yang terdiri dari personel pilihan dari berbagai kesatuan. Baik TNI dan Polri sesuai specifikasi yang dibutuhkan. Selain memiliki kemampuan diatas rata-rata, pada umumnya personel Konga memiliki wajah tampan dan cantik. Serta memiliki aura semangat yang terpancar di wajah mereka.

Brigadir Polisi, Hikma Nur Syafa, atau yang akrab disapa Briptu Imah adalah Polisi Wanita/Polwan asal DI Yogyakarta yang menjalankan tugas sebagai Pasukan Konga di Afrika. Parasnya yang cantik membuat Briptu Imah, populer di media sosial. Layaknya selebgram terkenal, Briptu Imah, kini memiliki sekitar 15.000 pengikut di Instagram. Ia pun kerap membagikan aktivitasnya sebagai polwan lewat media sosialnya.

“Saya bersama para polwan yang lain dalam Pasukan Konga bertugas menjalankan misi kemanusiaan PBB di kawasan Bangui, Republik Afrika Tengah,” kata anggota Pasukan Konga Brigadir Polisi Hikma Nur Syafa kepada bisnissurabaya.com.

Walaupun bertugas sebagai anggota kepolisian yang saat bertugas berseragam lengkap dan menenteng senjata, namun pesona dan kecantikannya sebagai seorang perempuan muslimah berjilbaB  tetap terpancar. Dia tetap kelihatan menawan walau tampil berdandan apa adanya.

Briptu Imah, mulai bergabung dalam Korps Polisi Wanita sejak 2013 berdinas di Satlantas Pores Bantul DI Yogyakarta, dan kini sudah piawai dalam menggunakan berbagai senjata dan ketangkasan lain yang menunjang dalam berbagai penugasan. Tidak ada sedikitpun rasa takut untuk mencoba sesuatu hal yang baru.

“Jika rasa takut kamu biarkan tumbuh melebihi imanmu, maka itu menghalangi impianmu menjadi kenyataan,” jelas perempuan cantik berhijab ini. (nanang)