Surabaya, (bisnissurabaya.com) – Lembaga Pendidikan Tenaga Keguruan (LPTK) bertanggung jawab dalam menyediakan guru yang berkompeten dan profesional sesuai kebutuhan. Seperti yang diharapkan Pemerintah Kota/Pemkot Surabaya. “Yang paling penting guru yang baru nanti, adalah guru yang adaptif, berkarakter dan memiliki semangat yang tinggi dalam mendidik,” kata Rektor Universitas Negeri Surabaya (Unesa) Prof. Dr. Nurhasan, M.Kes, di Surabaya Kamis (1/8).

Nurhasan, yang juga mantan Dekan Fakultas Ilmu Olahraga menyatakan, menindaklanjuti kerja sama dengan Pemkot Surabaya, Unesa menyelenggarakan program kuliah cepat khusus mengakomodasi siswa mitra warga yang tidak bisa melanjutkan pendidikan di Perguruan Tinggi. Kebijakan Pemkot Surabaya yang berkomitmen membeayai kuliah dengan sistem beasiswa dalam program kerja sama. Sementara Unesa berkomitmen merancang program itu agar bisa menghasilkan lulusan yang profesional.

Sementara, Rektor Prof. Dr. Nurhasan, M.Kes dalam pertemuannya dengan Walikota Surabaya Ir. Tri Rismaharini, MT membahas masa depan guru dan peningkatan mutu pendidikan di Surabaya. Walikota Risma, yang didampingi Kadis Pendidikan Dr. Ikhsan, MM, mengajak Unesa bekerja sama mencetak dan mempersiapkan guru untuk mengantisipasi kekurangan tenaga pendidik beberapa tahun ke depan. Sehingga ketika ada yang pensiun, segera ada penggantinya yang lebih baik dan profesional.

Selain itu, Unesa dan Pemkot juga membahas program beasiswa serta pembukaan program studi pendidikan Bahasa Korea di Fakultas Bahasa dan Seni Unesa. Pemkot mendukung dan mengapresiasi langkah itu sebagai upaya pengembangan ilmu kebahasaan di Unesa. (irwanda/stv)