Jakarta, (bisnissurabaya.com) – Ancol Bersolek. Poyek yang saat ini sedang dalam persiapan, dirancang arsitek kelas dunia yang banyak memenangkan penghargaan, Koichi Takada. Terinspirasi dari keindahan kepulauan Wayag di Papua, ini merupakan sebuah hunian vertikal ikonik yang menggabungkan konsep beach house, hunian vertikal, hotel bintang lima serta pusat kuliner. Yang menarik, proyek Ancol ini memiliki potensi penyediaan lowongan pekerjaan untuk sekitar 5,000 tenaga kerja dalam kurun waktu 8 tahun.

Proyek hunian vertikal ini akan menjadi satu-satu nya proyek hunian di Jakarta yang memiliki akses langsung ke pantai dan laut Jawa melalui rancangan dermaga yang bukan hanya mampu mengakomodir kapal-kapal pesiar untuk bersandar. Tetapi, juga difungsikan sebagai fasilitas publik untuk menikmati keindahan suasana matahari terbenam di utara Jakarta.

Dibangun di atas lahan seluas 4,7 hektar dengan konsep Luxury Water Front Living, hunian vertikal ini merupakan perwujudan dari kawasan waterfront Sydney yang terkenal di dunia seperti darling harbour dan circular quay dalam pembangunan hunian vertikal mixed-use dengan konsep Water Front pertama di Jakarta.

Pemerhati properti, Indra Utama, mengungkapakan, antusiasme ketika mendengar untuk kali pertama rencana pembangunan proyek hunian vertikal ini. Menara hunian ini akan menjadi pusat perhatian baru bagi setiap pilot yang akan mendarat pesawatnya di Bandara Soekarno Hatta. “Ini adalah sebuah proyek ikonik yang akan membuat Jakarta semakin dikenal di manca negara. Apalagi semua kenal dengan reputasi Crown Group dalam membangun properti berkelas di Australia,” kata Indra.

Sebuah proyek strategis yang dibutuhkan oleh kota ini dalam upayanya bertransformasi menjadi sebuah kota megapolitan Dunia”. Perlu diingat, potensi pemasukan yang bisa didapatkan oleh Pemerintah provinsi Jakarta dalam beberapa tahun kedepan, mengingat ini merupakan proyek kerja sama antara Crown Group dengan PT Pembangunan Jaya Ancol.

‘’Momentum terbentuknya pemerintahan baru dan optimisme kalangan pebisnis properti, idealnya proyek itu bisa segera dimulai, ” kata Indra Utama. Sinergi yang terjadi antara Crown Group dengan PT. Pembangunan Jaya Ancol merupakan sebuah sinergi strategis dalam membantu pengembangan kota Jakarta ke  depannya.

CEO Crown Group, Iwan Sunito, mengungkapkan bahwa proyek ini merupakan proyek hunian vertikal pertama yang akan dibangun Crown Group di luar Australia. “Hunian vertikal ini merupakan salah satu proyek hunian dengan tingkat persiapan terumit yang pernah kami hadapi selama sejarah berdirinya Crown Group,’’ kata Bos Crown Group, Iwan Sunito, yang asli arek Suroboyo ini.

Menurut dia, proyek Ancol merupakan sebuah konsep hunian modern yang terdiri dari delapan menara dimana salah satu menara tersebut akan menjadi rumah bagi hotel bintang lima dan berdiri tepat di bibir Pantai Ancol. Bahkan desain awalnya saja sudah menyiratkan bahwa ini merupakan hunian vertikal kelas Dunia.

‘’Perlu diingat bahwa proyek ini memiliki kemampuan menyerap tenaga kerja hingga 5.000 pekerja dalam kurun waktu 8 tahun,”  jelas Iwan Sunito. Proyek ini merupakan bagian dari proyek strategis global kami dimana kami akan membangun 4 proyek hunian baru di 3 negara berbeda. Khusus di Indonesia, kata dia, proyek di kawasan Ancol ini hanya satu dari beberapa proyek hunian yang akan dikerjakan dalam beberapa tahun kedepan. “Kami juga sedang menyiapkan proyek lain di atas tanah seluas 12 hektar yang nantinya akan mampu mengakomodir sekitar 6,000 unit apartment,” ujarnya. (bw)