Surabaya, (bisnissurabaya.com)– Surabaya kembali menjadi tuan rumah Surabaya Printing Ekspo/SPE The 14th International Exhibition on Printing (Pre-Press, Press, Post-Press), Machinery, Equipment, Supplies, merupakan pameran terbesar dalam teknologi percetakan di Jawa Timur/Jatim. SPE ini digelar mulai 1-4 Agustus 2019 di Grand City Surabaya.

Pameran printing ini diikuti 110 peserta dari sembilan negara (China, Jepang, Malaysia, Singapura, Thailand, Taiwan, Korea, Philipina dan tuan rumah Indonesia) ini menampilkan mesín-mesin Percetakan (Pre – Press, Press, Post – Press), Mesin Cetak/ Offset, Cetak Digital, Cetak Tekstil, Sablon, Jasa Cetak. “Tidak hanya itu saja alat cetak terkini & penyediaannya serta teknologi percetakan yang mutakhir akan ditampilkan juga,”  kata Ketua Umum Persatuan Perusahaan Grafika Indonesia/PPGI, Ahmad Mughira, kepada bisnissurabaya.com

Pameran bertaraf internasional ini berkolaborasi dengan berbagai organisasi dan asosiasi, para pakar, pengusaha di bidang percetakan dengan teknologi bertaraf nasional dan internasional,  “SPE 2019 juga menghadirkan beragam program seminar menarik,” jelasnya. Seminar yang digelar dalam acara tersebut antara lain, Sharing Experience, Dunia Percetakan India, Kemajuan Dunia Grafika India Dalam Menghadapi Dunia Digital oleh Persatuan Perusahaan Grafika Indonesia, Seminar Peluang Bisnis Kreatif dari teknologi 3D Printing oleh Istitut Informatika Indonesia, Seminar 3D Modeling oleh Institut Bisnis dan Informatika Stikom Surabaya, Seminar Kiat Sukses Memadukan Bisnis Digital Printing Dengan Apparel oleh Printgraphic, dan Seminar Tips & Tricks Mengedit Foto untuk Cetakan Ukuran Besar oleh Sekolah Tinggi Teknik Surabaya.

Pameran SPE 2019 diharapkan dapat meningkatkan perkembangan usaha grafika dan industri percetakan di Infonesia. Selain diharapkan mampu menjadi ajang perfemuan antara penjual dengan para pembeli potensial, baik lokal maupun manca negara. “Pameran ini merupakan suatu peluang ysng baik bagi para pengusaha grafika agar lebih termotivasi untuk terus berinovasi dalam menghasilkan produk produk unggulan dengan mesin berteknologi canggih dan mempunyai daya saing tinggi dengan produk produk luar negeri,” tambah Ahmad Mughira. (nanang)