Sidoarjo, (bisnissurabaya.com) – Belum kapok, SA alias Menje  diringkus polisi setelah beberapa kali masuk penjara. Bahkan, tim buru sergap/buser terpaksa melumpuhkannya pada bagian kakinya dengan timah panas karena berusaha melarikan diri hingga timah panas.

Kapolresta Sidoarjo Kombes Pol Zain Dwi Nugroho, Senin (29/7) menjelaskan bahwa pada Sabtu (13/7) sekitar pukul 15.00 Wib di belakang rumah di Desa Siwalanpanji Kecamatan Buduran, sesaat setelah melakukan pencurian sepeda motor Yamaha N-MAX warna Hitam No. Pol. W-5725-XX, tim buser dari unit Pidum Satreskrim Polresta Sidoarjo bersama anggota Reskrim dari Polsek Buduran Resort Kota Sidoarjo menangkap tersangka I. Yaitu, SA alias Menje (24), warga Dusun Gedongsari Desa Labruk Kidul Kecamatan Sumbersuko, Lumajang yang kost di Desa Gemurung Kecamatan Gedangan Sidoarjo.

Dengan tertangkapnya tersangka ini, akhirnya terungkap bahwa sepeda motor yang dipakai mencuri Yamaha N-MAX warna Hitam Nopol W-5725-XX, yaitu Honda Beat Street hitam Nopol L-4521-XX juga hasil curian di wilayah Desa Bohar Kecamatan Taman, Sidoarjo yang dilakukan pada 29 Juni 2019 lalu pukul 20.00 Wib dengan cara merusak rumah kunci motor menggunakan kunci T.

“Pada waktu itu, tersangka SA alias Menje mengajak teman wanitanya (RD) ke rumah familinya di Desa Sidokepung. Pada saat melintas di depan Toko Genta Wijaya Sidokepung itulah tersangka melihat Yamaha N-MAX warna Hitam No. Pol. W-5725- XX diparkir dan kuncinya masih menempel. Dengan cepat, tersangka berhasil mencuri N-Max tersebut, namun RD tertangkap warga. Setelah di lakukan pengejaran terhadap tersangka, akhirnya berhasil ditangkap walau sebelumnya sempat melawan dan terpaksa dilumpuhkan dengan timah panas,” bebernya.

Dari hasil penangkapan, disita barang bukti yaitu 1 unit Sepeda motor Yamaha N-MAX Hitam No. Pol. W-5725-XX, 1 unit Sepeda Motor Honda Beat Street warna hitam No. Pol. L-4521-XX, 1 buah besi berbentuk T dan 4 pasang plat nomor.

Ia menyatakan, tersangka SA alias Menje, merupakan residivis ini telah melakukan pencurian kurang lebih sebanyak 20 kali di beberapa tempat di wilayah Sidoarjo. Dalam melakukan aksinya, SA selalu bersama dengan IL (DPO). Sedangkan sepeda motor hasil pencurian tersebut selalu di jual kepada seseorang yang berinisial MA (DPO).

“Hasil penjualan dibagi dua dan dipergunakan untuk membeli Narkoba dan minuman keras,” terangnya.Atas perbuatannya, tersangka SA alias Menje dijerat pasal 363 KUHP dengan ancaman pidana penjara selama 5 tahun. (uno)