Sidoarjo, (bisnissurabaya.com) – Dua komplotan perampok minimarket yang dikenal sadis meresahkan masyarakat di Sidoarjo, Sabtu (13/7). Yakni, Adi Hermawan, warga Gunungsari Surabaya dan Tino Santoso, warga Candi-Sidoarjo.

Dua tersangka pelaku perampok itu terpaksa ditembak mati polisi, karena berusaha melawan petugas saat hendak ditangkap. Dalam aksinya, kedua tersangka ini dikenal sadis karena selalu melukai korbannya yang merupakan karyawan minimarket. Hal ini dibuktikan dari rekaman cctv yang berhasil diambil petugas di lokasi kejadian.

Dalam kamera CCTV, tampak kedua pelaku yang selalu beraksi pada pagi dinihari itu selalu melukai korbannya jika korban tidak mau menunjukkan brankas uang kepada pelaku.

Tim buru sergap/Buser Polresta Sidaorjo, juga mengamankan barang bukti/bb dan alat kejahatan kedua tersangka, serta sejumlah narkoba jenis shabu dan pil koplo, yang diduga digunakan kedua tersangka sebelum melakukan aksi perampokan.

Kapolresta Sidoarjo, Kombes Pol Zain Dwi Nugroho, menyatakan, anggotanya terpaksa melakukan tembak mati terhadap otak perampokan tindakan tegas para pelaku karena berusaha melawan petugas saat hendak ditangkap. Perwira  dengan tiga melati di pundaknya ini menegaskan akan bertindak tegas dan terukur jika ada pelaku Kriminal yang berusaha melawan petugas.

“Kami ingin memberikan rasa aman dan nyaman bagi masyarakat kota Sidoarjo. Untuk itu, kata dia, pihaknya akan bertindak tegas terhadap siapapun pelaku kriminalitas yang mengganggu keamanan dan kenyamanan masyarakat, “ tutup Kombes Pol Zain Dwi Nugroho. (uno)