Banyuwangi, (bisnissurabaya.com) – Peran motivator dalam upaya sosialisasi Program Badan Nasional Penanggulangan Bencana/BNPB Destana Ekspedisi Tsunami, menjadi penting. Hal ini dikatakan motivator nasional Dr Drs Aqua Dwipayana, M.I.Kim., yang hadir dalam acara pembekalan kegiatan sharing komunitasi dan motivasi ‘Pemerintah dan Masyarakat Secara Bijak dan Komunikatif dalam Menyikapi Bencana Alam dan Tsunami’ di Pantai Boom Banyuwangi Jum’at (22/7).

Dalam kesempatan tersebut, mantan wartawan yang juga penulis Buku The Power of Silaturrahmi ini, memberikan motivasi dan pembekalan ilmu komunikasi kepada Tim Ekspedisi Destana Tsunami, yang dimulai di Pantai Boom, Banyuwangi.

Menurut dia, peran motivator ini menjadi penting  dalam upaya sosialisasi program BNPB. “Kuncinya ada pada kemampuan komunikasi, “ kata Aqua, kepada bisnissurabaya.com.

Dia mengatakan, dalam program Desa Tangguh Bencana/Destana ini, tim ekspedisi akan masuk ke desa-desa di seluruh wilayah, dari Banyuwangi sampai Banten.

“Motivasi dan pembekalan komunikasi ini penting, mengingat tiap daerah memiliki karakteristik yang berbeda,” ujarnya.

Bapak dua anak ini melanjutkan dengan memahami karakteristik masyarakat tiap daerah, tim lebih mudah dalam melakukan pendekatan dan menyampaikan pesan kepada masyarakat mengenai masalah kebencanaan. Sehingga, masyarakat lebih mudah memahami pesan tersebut.

Doktor komunikasi lulusan Unpad ini mengaku sudah menjadi bagian dari BNPB. Dan jika diperlukan, pakar komunikasi ini siap datang ke sejumlah wilayah di Indonesia guna memberi motivasi dan pembekalan komunikasi kepada BNPB baik provinsi maupun tingkat dua.

Ia mengatakan, mari ciptakan komunikasi yang baik dalam kesiapsiagaan tsunami. “Jadilah manusia Reach,” tandasnya. Yakni Respect (peduli), Empaty (perhatian), Audibel (menyesuaikan), Clarity (terpahami), dan  Humble (rendah hati).

Dalam hal ini, ketika bicara dengan seseorang harus menggunakan bahasa yang sederhana dan mudah dipahami.

Jangan lupa, kata dia, membangun tiga konsep dalam menghadapi bahaya tsunami. Yakni, komitmen, konsisten dan kredibilitas.

Menurut dia, kemampuan komunikasi yang baik dalam migitasi bencana akan dapat menyelamatkan jiwa manusia yang membutuhkan. (tin)