Pasuruan, (bisnissurabaya.com) – Ada nasehat yang perlu diterapkan di lingkungan prajurit TNI dan istrinya. Motivasi ini datang dari pakar komunikasi kaliber nasional Dr Drs Aqua Dwipayana, M.I.Kom. Dihadapan ratusan prajurit beserta istrinya, dengan lantang mantan wartawan ini menyatakan, dibalik suami yang sukses ada istri yang hebat.
‘’Untuk istri prajurit saya peringatkan, yang menjadi komandan itu adalah suaminya.

Jangan memerintah prajurit melebihi suaminya,’’ kata motivator handal, Aqua Dwipayana, mengawali ceramah motivasinya yang mengambil thema ‘Mengoptimalkan Kemampuan Komunikasi Prajurit untuk Membela Negara dan Istri Maksimal Mendukung Rumah Tangga’ di Aula Markas Yonkav 8/NSW/2 Kostrad Beji Pasuruan Kamis (11/7) pagi.
Tak bisa dipungkiri di lingkungan prajurit TNI. Terkadang ada istri komandan yang berpangkat letnan kolonel/letkol, dapat memerintah anak buah suaminya yang berpangkat letkol. Seolah-olah istri komandan itu berpangkat kolonel saat memerintah prajurit yang menjadi anak buah suaminya itu. ‘’Jangan ada lagi ya ibu-ibu. Sebab, yang jadi komandan itu adalah suami ibu. Jadi, bersikaplah sopan dan santun serta menghormati anak buah suami ibu-ibu,’’ pinta Aqua Dwipayana, dengan nada humor.

Sebab, dia mengakui, peran isstri dapat mempengaruhi suami dalam mencari rejeki. Kesabaran istri dalam membantu suami yang dapat melewati proses dimaksudkan untuk mencapai keberhasilan. ‘’Itulah yang membuat suami menjadi lebih kuat. Karena kesetiaan istri mendampingi suami dalam meniti keberhasilannya tentu tidak disertai dengan motif tertentu,’’ tambah mantan wartawan Jawa Pos ini yang ahli komunikasi ini.
Hal itu tak dapat dipungkiri. Karena mengurus keberhasilan suami sebelum pergi beraktivitas menjadi support tersendiri. Misalnya, mulai menyiapkan secangkir kopi, memasak sarapan, hingga memeriksa semua benda yang harus dibawa. Mengurus dan mendidik anak. Sedangkan untuk prajurit, motivasi yang diberikan Aqua Dwipayana, agar menciptakan komunikasi yang baik dalam meningkatkan kinerja.

Misalnya, prajurit harus respek/peduli terhadap sesama prajurit dan rakyat, empati/perhatian lingkungan sekitar, mudah menyesuaikan memahami dan rendah hati. Dia juga memberi saran, agar para komandan dan prajurit lebih banyak memberi akan semakin banyak menerima. Alasannya, dengan memberi, percayalah rejeki akan datang sendiri, banyak teman, banyak amanah dan yang penting hidup bahagia. Kepada para prajurit, motivator Aqua Dwipayana, mengingatkan kembali pada sumpah prajurit yang harus dijunjung tinggi. Diantaranya, setia kepada Negara Kesatuan Republik Indonesia/NKRI yang berdasarkan Pancasila dan UUD 1945. Tunduk kepada hukum dan memegang teguh disiplin keprajuritan. Taat kepada atasan dengan tidak membantah perintah atau putusan. Menjalankan segala kewajiban dengan penuh rasa tanggung jawab kepada tentara dan Negara Republik Indonesia serta
memegang segala rahasia tentara sekeras-kerasnya.

Dalam ceramah motivasi, yang dihadiri Komandan Yonkav 8/NSW/2 Kostrad Beji Pasuruan, Letkol Kav Suntara Wisnu Budi Hidayanta, didampingi Mayor Temothius PH, beserta anggota dan istrinya itu, Aqua Dwipayana, juga memutar video yang intinya memberi semangat prajurit dalam bertugas dan mengajak prajurit untuk bertanya apa saja. Terutama yang terkait tugas dan kehidupan rumah tangga. (bw)