Sidoarjo, (bisnissurabaya.com) – Tidak menerima kekalahan pada pemilihan ligislatif/Pileg 2019, Bambang Haryo Soekartono, calon legislative/caleg incumbent DPR RI Dapil Jatim 1 dari Partai Gerindra mengajukan gugatan ke Mahkamah Konstitusi (MK). Gugatan ini, terkait perolehan suara caleg H Rahmat Muhajirin, yang cukup fantastik mengungguli perolehan suara Bambang Haryo.

Tentu saja, gugatan ini tidak mendasar, karena tidak ikhlas menerima kekalahan. Pada Pileg lalu, H Rahmat Muhajirin, SH., memperoleh 86.274 suara. Sedangkan caleg incumbent Bambang Haryo, memperoleh 52.000 suara. Dalam dalil gugatan yang diajukan pemohon, Bambang Haryo, ke MK disebutkan, jika Rahmat Muhajirin, bukanlah artis. Juga bukan tokoh masyarakat yang sering masuk media. Tetapi, memperoleh suara yang banyak.

Untuk menjawab dalil gugatan ini Rahmat Muhajirin, melalui kuasa hukumnya, Mohammad Muzayin, SH., MHum, menyatakan, meski bukan artis, tapi Rahmat Muhajirin, adalah pegiat sosial di Sidoarjo. Rahmat Muhajirin, memiliki yayasan yang programnya menyentuh langsung masyarakat Kota Delta. Yakni, Yayasan Ar Rahman Ar Rahim di Candi.
“Tidak hanya itu, banyak kegiatan sosial yang bermanfaat bagi masyarakat Sidoarjo. Misalnya, pembagian daging kurban yang rutin dilakukan saat Idul Adha. Juga pembagian sembako untuk warga kurang mampu. Kegiatan sosial itu sudah dilakukan sejak beberapa tahun silam,” kata Muzayin, kepada bisnissurabaya.com Minggu (7/7).

Menurut dia, Rahmat Muhajrin, juga salah satu pengurus sayap Partai Gerindra. Yakni, Purnawirawan Pejuang Indonesia Raya (PPIR) Korda Sidoarjo. Dia memiliki banyak keluarga dan teman serta jaringan yang kuat, khususnya di Sidoarjo. “Karena itu, jaringan yang kuat menjadi jawaban mementahkan gugatan Bambang Haryo, perihal dugaan money politic,” kilah Muzayin, yang didampingi Ketua Tim Relawan pemenangan Rahmat Muhajirin, Djarot Tedjo.

Perolehan suara Rahmat Muhajirin, kata dia, sangat rasional dan sesuai dengan kerja kerasnya menyapa masyarakat sejak masa kampanye hari pertama digulirkan. Sebenarnya, sebelum penetapan daftar caleg DPR RI Dapil 1 Jatim, Rahmat Muhajirin, sudah bertemu dan berkomunikasi dengan Bambang Haryo, terkait pencalegannya.
Keduanya juga telah menyepakati untuk fokus mencari suara di lumbungnya masing-masing. Rahmat Muhajirin, fokus menggarap suara di Sidoarjo. Karena itu, dalam hasil coblosan di Surabaya, suara Rahmat Muhajirin, hanya 11.209. Kesepatan itu, juga telah disetujui Bambang Haryo, sendiri, dengan harapan Gerindra mampu meraih dua kursi untuk DPR RI di Dapil Jatim 1. Namun sayang, disaat hasil Pileg sudah ada dan Rahmat Muhajirin, menang, Bambang Haryo, malah mengajukan gugatan ke MK agar membatalkan kemenangan Rahmat Muhajirin. (uko)