(bisnissurabaya.com) – Kegiatan terjun payung bukan aktivitas mudah, meski dilakukan oleh orang yang berpengalaman. Seperti, polisi atau tentara sekalipun. Karena sesungguhnya faktor ketinggian dan kecepatan angin sangat berpengaruh.

Di Lapangan Hitam markas Pasukan Pengamanan Presiden/Paspampres di kawasan Tanah Abang Jakarta telah terjadi pendaratan terjun payung darurat oleh seorang penerjun. Setelah dilakukan pemeriksaan, ternyata penerjun payung tersebut anggota Polisi Air dan Udara (Polairud) bernama Brigadir Polisi Nasution.

“Saya terjun dari ketinggian 10.000 feet dan kecepatan lebih kurang 15 knot,” kata Brigadir Polisi Nasution. Brigadir Nasution bersama tim latihan terjun payung dalam rangka menyambut kegiatan Hari Bhayangkara di Monumen Nasional (Monas). Nasib Brigadir Nasution jauh lebih baik dari seorang rekannya yang mendarat di pohon, karena dia bisa mendarat di lapangan milik Paspampres. “Faktor cuaca menyebabkan saya melakukan pendaratan darurat ini,” jelas polisi tampan berdarah Batak ini. (nanang)