Jakarta, (bisnissurabaya.com) – Pasukan Pengaman Presiden/Paspampres tak harus sangar. Atau memasang wajah masam/kecut bagi setiap orang yang mendekati presiden. Hal itu tak berlaku bagi anggota Paspampres wanita yang cantik rupawan ini. Dibalik wajah rupawan nya, perempuan ini mendapat tugas berat untuk berada paling depan keselamatan Presiden Joko Widodo.

Dia adalah Sersan Dua/Serda Tentara Nasional Indonesia/TNI Angkatan Laut/AL, Ambar Dwi Klaudiyah. Gadis cantik nan lembut ini merupakan salah satu anggota Korps Wanita Angkatan Laut (Kowal) yang bertugas sebagai pengawal andalan di kesatuan Paspampres.

Ambar, masih berusia muda belia, berwajah cantik rupawan, dan masih gadis. Banyak yang terpesona apabila melihat sosok dan penampilan pengawal  yang memiliki rambut terurai sebahu ini.

Awalnya, Ambar, bercita-cita ingin jadi seorang Polisi Wanita (Polwan). Namun, sayangnya setelah lulus SMA dia gagal lolos seleksi Polwan. Ambar, sempat kuliah di Universitas Muhammadiyah Sidoarjo Jurusan Akutansi selama satu tahun.

“Tahun 2015, saya ikut seleksi penerimaan AL dan alhamdulilah diterima,” kata Serda TNI AL Ambar Dwi Klaudiyah, kepada bisnissurabaya.com Senin (1/7).

Sebelum menjadi Anggota Paspampres, arek asli  Sidoarjo ini bertugas dibidang kesehatan TNI AL RE Martadinata. Setelah menjalani pembekalan/standarisasi selama 1,5 tahun Ambar, dinyatakan lulus menjadi Anggota Paspampres Grop A yang bertugas mengawal Presiden.

Dalam kesaharian, Ambar, dikenal sebagai anak yang berbakti kepada kedua orang tuanya. Hal tersebut dibuktikan dengan perilakunya yang tetap membantu pekerjaan ibunya berjualan sayur. Dia membantu mengantar belanja ke pasar pukul 01.00 Wib dini hari dan dilanjutkan ikut berjualan di rumah. Hal tersebut selalu dilakukan saat cuti dan pulang kampung di Sidoarjo Jawa Timur/Jatim.

“Bapak saya seorang pengepul barang bekas, dari pemulung disetorkan ke beliau. Kemudian oleh bapak saya dijual lagi ke pengepul besar. Kalau lbu saya jualan sayur keliling kampung,” ujar wanita kelahiran 29 Oktober 1997 ini.

Tugas dan pekerjaan yang dijalani Ambar, sekarang jauh lebih berat dibandingkan saat dia masih bertugas di bagian kesehatan TNI AL. Dia harus mempelajari ilmu bela diri dan latihan fisik yang berat.

“Tantangannya sangat banyak, tapi saya sangat bersyukur dan senang bisa menjadi Pengawal Presiden Jokowi,” tambah Ambar. (nanang)