Nisrina Mardani : Bangga Pernah Layani Jokowi

247

Sidoarjo, (bisnissurabaya.com) – Penampilannya kalem dan sabar. Itulah sosok, Nisrina Mardani. Wanita 34 tahun ini salah satu dari sekian Sales Marketing Manager hotel yang ada di Surabaya dan Sidoarjo. Perjalanan karir perempuan yang akrab disapa Rina, ini, dimulai stelah lulus dari LP3I jurusan perhotelan Surabaya. Kemudian dilanjutkan training di Hotel Santika Pandegiling.
Selepas training, Rina, mendapat tawaran bekerja di Hotel Bisanta Bidakara, sebagai marketing dan dibimbing langsung oleh Marketing Senior Denok. Dari Bisanta, petualangan wanita cantik ini berpindah-pindah tempat bekerja di hotel dimulai. Diantaranya, Hotel Quds Royal, Hotel Sahid, Nigth & Day, Swiss Bell In Manyar, terakhir di Hotel Neo Waru.
“Pola kepemimpinan perempuan yang diajarkan oleh Ibu Denok, memudahkan pekerjaan di lapangan. Karena lebih care, familier dan bersifat ngemong,” kata Sales Marketing Manager Hotel Neo Waru Nisrina Mardani, kepada Bisnis Surabaya, belum lama ini.
Sebagai seorang sales marketing manager yang sudah malang melintang penugasan di berbagai hotel, perempuan berdarah Gorontalo ini punya tip dan trik untuk bertahan pada kerasnya kancah persaingan hotel. Diantaranya, mengandalkan jaringan pelanggan yang dibangun sejak lama. Terutama dari kalangan government (pemerintah) dan corporate (perusahaan).
“Supaya bisa efisien dan memberikan harga yang terjangkau, air minum yang ada di setiap kamar yang biasanya menggunakan air kemasan dalam botol, kami ganti dengan menggunakan air isi ulang dalam jug (cerek),” jelas warga Pepelegi ini. Selain itu, untuk menciptakan suasana hommy bagi tamu yang menginap, Hotel Neo Waru juga menampilkan menu makanan yang menonjolkan kearifan lokal di restoran , serta meningkatkan hiegenitas dan service (pelayanan) kepada pengunjung yang datang.
Selama berkarir di hotel, ada pengalaman menarik dan menyenangkan yang sampai sekarang terus diingat Nisrina. Yaitu, saat melayani rombongan Presiden Jokowi yang sedang menghadiri acara pernikahan keluarga di Surabaya. Ia sempat deg-degan karena tahu Air Conditioner (AC) di kamar tempat rombongan presiden kurang dingin. Maka untuk mengantisipasi hal tersebut, dia menyewa AC portable.
Selain pengalaman yang menyenangkan, perempuan yang berkarir di hotel selama 14 tahun ini juga pernah mengalami hal yang tidak menyenangkan saat menghandle tamu. Dia pernah dimaki-maki tamunya, karena tempat acara meeting yang dipesan costumer itu dipindah ruangannya. Dia sudah menyampaikan perubahan tersebut kepada staff sang klien, namun rupanya lupa tidak disampaikan.
‘’Saya sempat tidak enak makan, namun berbekal kesabaran yang saya miliki masalah tersebut akhirnya selesai dengan manis,” tambah istri Ramadhani Sampurno. (nanang)