Lamongan, (bisnissurabaya.com) – Momen sebagai tuan rumah Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) VI Jawa Timur rupanya menjadi motivasi tersendiri bagi KONI Lamongan. Sebanyak 31 medali emas dengan posisi 5 besar di akhir klasemen menjadi target KONI Lamongan.

Ketua Umum KONI Lamongan Djanadi menyampaikan target itu dihadapan atlet dan official Porprov dari Lamongan saat dikukuhkan Bupati Fadeli di Pendopo Kabupaten, Senin (24/6).

Djanadi menyampaikan KONI Lamongan sudah bertekad bulat untuk menyongsong prestasi sejak ditetapkan sebagai tuan rumah usai gelaran Porprov V Jawa Timur di Banyuwangi 4 tahun lalu. “Kami bertekad untuk mengembalikan kejayaan Lamongan di ajang Porprov Jawa Timur,” kata Djanadi.

Sejak gelaran Porprov yang pertama, lanjut Djanadi, atlet Kabupaten Lamongan sebenarnya mencetak lompatan prestasi. Meski kemudian sedikit menurun saat Porprov V di Banyuwangi.

Dari posisi 32 pada Porprov I, naik menjadi posisi 13 pada Porprov II, kemudian posisi 9 saat porprov III, posisi 7 pada Porprov IV dan menjadi posisi 10 di Porprov V.

Untuk bisa masuk posisi 5 besar, KONI Lamongan menargetkan atletnya bisa meraup setidaknya 31 medali emas, 31 perak dan 39 perunggu.

Dari keseluruhan 40 cabang olahraga (cabor) yang dipertandingkan, KONI Lamongan sudah menyiapkan 304 atlet dan 103 official untuk berlaga di 26 cabor dan 196 nomor lomba.

Selain itu, untuk memberi kenyamanan pada atlet Lamongan saat berlaga, seluruhnya sudah diasuransikan melalui BPJS Ketenagakerjaan. “Agar atlet fokus meraih prestasi,” tambah Djanadi.

Sementara Bupati Fadeli seusai mengukuhkan atlet dan official menjanjikan akan memberikan bonus khusus secara pribadi, di luar bonus dari KONI Lamongan.

“Porprov kali ini istimewa. Karena Kabupaten Lamongan menjadi tuan rumah, sekaligus Stadion Surajaya menjadi venue pembukaan. Mari kita sukseakan Porprov VI Jawa Timur. Baik sukses penyelenggaraan, maupun sukses prestasi, ” tutur Fadeli.

Sebanyak 26 cabor yang diikuti Lamongan adalah aeromodelling, drum band, gulat, pencak silat, taekwondo, wushu, tarung derajat dan karate. Kemudian menembak, panahan, atletik, catur, panjat tebing, binaraga dan tenis meja.

Selanjutnya tenis lapangan, sepak takraw, bulu tangkis, hoki, balap sepeda, pentaque, bola voli, futsal, bola basket dan sepak bola. (sam)