Gresik, (bisnissurabaya.com) – Jika kita jalan-jalan ke Gresik, akan dijumpai pedagang yang menjual aneka makanan khas kota santri tersebut. Misalnya nasi krawu, bandeng otak-otak dan bandeng bakar, pudak, dan minuman legen. Namun, jika mau berburu kuliner khas Gresik yang lain, penikmat kuliner juga akan mendapatkan menu yang berbeda. Kondisi alam Gresik yang terdiri dari perumahan, tegalan, dan tanah tambak memunculkan menu masakan bersumber dari tambak seperti bandeng, udang dan menu lain berbahan daging burung yang biasa hidup di tambak. Seperti mliwis (belibis), kuntul, dan gowak.

“Ciri Khas masakan kuntul, belibis dan gowak goreng menggunakan bumbu petis pedas yang  rasanya maknyus,” kata penikmat kuliner, Mliwis Hery Kurniawan, kepada bisnissurabaya.com Selasa (18/6) kemarin. Menu aneka burung tambak bisa didapatkan di warung makan di daerah Desa Kedanyang  Kecamatan Kebomas. Warung tersebut selalu ramai pengunjung yang ingin mencoba sensasi menu alternatif tersebut.

Penikmat kuliner burung tambak, Hery Kurniawan. (Foto/nanang)

“Selain rasanya yang gurih, harganya terjangkau sekitar Rp 22.000 per porsi,” Jelas pejabat PT Semen Gresik ini. Di warung tersebut selain menyajikan menu kuntul goreng, juga menyediakan pilihan yang lain. Yaitu, sop kuntul. (nanang)