Surabaya, (bisnissurabaya.com) – Fenomena rujak cingur kaki lima dengan harga bintang lima di Surabaya mulai merambah ke kota lainnya di Jawa Timur/Jatim. Pengguna media sosial/medsos banyak yang melaporkan perkembangan harga rujak cingur di kotanya yang iku-ikutan mulai melambung. Misalnya di Jember, ada pedagang rujak cingur yang menjual melebihi harga wajar di daerah tersebut.

Biasanya, di sana pasaran rujak cingur sekitar Rp 10.000 sampai Rp 15.000. Kini, harga Rp 20.000 untuk rujak cingur biasa dan Rp 30.000 untuk rujak cingur istimewa. Ibu penjual rujak cingur itu biasa dipanggil dengan nama Mak Sa. Dia berjualan di sebuah warung di Jalan KH Cholil Jember. “Rujak cingur di sini memang istimewa. Karena cingurnya benar-benar istimewa. Satu porsi ada sekitar 20 irisan cingur besar-besar,” kata salah satu pelanggan Rama Firman Asahmi.

 

Jika dilihat dari isi per porsinya, kata dia, walau dibandingkan dengan harga rujak cingur umumnya, harga yang dipatok Rp 30.000 termasuk tidak terlalu mahal. Harga cingur (bagian hidung) sapi yang menjadi bagian favorit penikmat rujak cingur ini, memang merupakan bahan dasar yang terbilang mahal.

‘’Kira-kira Rp150.000 sampai Rp 200.000 per biji. Hal inilah yang membuat harga rujak cingur menjadi mahal,’’ ujarnya. Rama berharap, agar pedagang rujak cingur tidak ikut-ikutan menaikkan harga dagangannya walaupun rujak cingur saat ini sedang ngetrend. “Memang, untuk menentukan harga adalah hak penjual. Tetapi mereka tetap harus memperhatikan kelayakan dan kepatutan,” jelas Mahasiswa Universitas 17 Agustus Surabaya ini.

Pendapat Rama, mungkin juga mewakili pendapat konsumen yang ada di kotanya. Mereka tetap mengharapkan bisa menikmati makanan khas Jawa Timur ini dengan harga yang sesuai kewajaran. “Semoga saja rujak cingur yang lagi viral, tidak menyebabkan pedagang latah menaikkan harga,” tambah penggiat sastra Jepang ini. (nanang)