Mojokerto, (bisnissurabaya.com) -Kerusuhan 21-22 Mei di Jakarta saat pengumuman hasil Pilpres oleh KPU, membuat sejumlah kota di Jawa Timur/Jatim hati-hati. Karena itu, pejabat di Mojokerto saat mengikuti olahraga bersama dan jalan sehat bersama bersama ribuan warga, dalam rangka Hari Bhayangkara ke-73 tahun 2019, yang mengambil thema “Jatim Bersatu Menuju Indonesia Damai” pada kegiatan ini.

Tema tersebut juga diharapkan dapat membantu meredam situasi saat ini. Dimana proses gugatan Pilpres 2019 tengah berlangsung. Seperti diketahui bersama, bahwa situasi ini sempat menyulut kerusuhan di ibukota beberapa waktu lalu. Hal ini, diharapkan tidak merembet ke daerah, khususnya Jatim.

“Kita harap kondisinya aman semua. Apapun yang terjadi (gugatan Pilpres 2019), kita serahkan ke MK. Kita wajib menjaga kondusifitas lingkungan dan kerukunan. Mojokerto damai, Jatim damai,” kata Wakil Bupati Mojokerto Pungkasiadi, di GOR Gajahmada  Mojosari, Minggu (16/6) kemarin. Dalam kesempatan ini juga dilakukan penandatanganan deklarasi tolak kerusuhan, yang dilakukan Wakil Bupati Pungkasiadi, Kapolres Mojokerto AKBP Setyo Koes Heriyatno, Ketua DPRD Kabupaten Mojokerto Ismail Pribadi, beserta segenap unsur Forkopimda lainnya. (sam)