Surabaya, (bisnissurabaya.com) – Agenda nasional pasca Pemilihan Umum (Pemilu) 2019 terus bergerak sesuai tahapannya sampai pelantikan presiden 20 Oktober mendatang. Untuk menyesuaikan tahapan tersebut, Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) tancap gas melakukan konsolidasi untuk meperkokoh jalan ideologi Pancasila, secara progresif baik dalam pemikiran maupun gerakan.

Adapun alasan PDI Perjuangan bermaksud mempercepat pelaksanaan Kongres V yang direncanakan dimulai 8 Agustus di Bali adalah untuk menyesuaikan dengan agenda pemerintahan negara. Selain itu, untuk menyusun seluruh agenda strategis PDI Pejuangan pasca Pemilu 2019, serta sebagai langkah pemantapan tugas ideologis-strategis partai kedepan.

“Hal itulah yang menjadi intisari pemikiran Ketua Umum PDI Perjuangan, Megawati Soekarnoputri,” kata Sekretaris Jenderal/Sekjen PDI Perjuangan, Hasto Kristiyanto, kepada bisnissurabaya.com Sabtu (15/6) kemarin.

Dengan kongres dipercepat, kata dia, ketika anggota DPR dan MPR dilantik, diikuti pelantikan Presiden Jokowi, dan KH Ma’ruf Amin, serta pembentukan kabinet, maka seluruh struktur partai telah terkonsolidasi guna mendukung pemerintahan dari rakyat, oleh rakyat, dan untuk rakyat.

“PDI Perjuangan semakin fokus mendukung sepenuhnya jalannya pemerintahan Jokowi. Karena itu konsolidasi ideologi, politik, struktural, dan program sudah dilakukan melalui gerak mendahului dalam Kongres V,” kata pria berkacamata ini.

Jadi, kata dia, keputusan mempercepat pelaksanaan konggres sangat strategis dan sebagai implementasi jatidiri PDI Perjuangan sebagai partai pelopor.

Karena itu sangat dipahami, apa yang dilakukan PDI Perjuangan adalah pengejawantahan pembumian dari jalan keyakinan politik melalui ideologi Pancasila yang digelorakan oleh ide, pemikiran, cita-cita, gagasan, dan perjuangan Bung Karno, Bapak Bangsa Indonesia.

“PDI Perjuangan kokoh secara ideologis, dan terus memperbaiki diri melalui pengelolaan partai yang modern. Menjadi partai digital, namun tetap berakar kuat pada kebudayaan bangsa, dan bekerja dengan cara gotong royong,” tambah Sekretaris TKN Jokowi – Makruf ini.

Sikap progresif dalam pikir dan gerak kepartaian inilah yang melahirkan gagasan Kongres dipercepat. Persiapan seluruh jajaran kepartaian untuk menjadi kekuatan utama yang efektif mengawal Jokowi-KH Ma’ruf akan dilakukan lebih awal.

PDI Perjuangan sebagai Partai Pelopor berdiri di depan bagi kemajuan Indonesia Raya di segala bidang kehidupan. (nanang)