Surabaya, (bisnissurabaya.com) – Sidang prostitusi online yang menjadikan artis cantik Vanesa Anggel/VA duduk di kursi pesakitan semakin seru. Hal itu dikarenakan VA membantah adanya booking order dalam percakapan digital forensik.  Karena itu, kuasa hukum yakin, Vanessa akan divonis bebas karena banyak kejanggalan selama di persidangan.

Apalagi, jaksa penuntut umum/JPU tidak dapat menghadirkan pemesan jasa prostitusi yang bernama Ryan, sesuai dalam Berita Acara Pemeriksaan/BAP, polisi. Dalam sidang, kuasa hukum, Milano Lubis, menilai ada kejanggalan, karena muncul nama lain Ryan, saat berkenalan dengan Vanessa yang tidak masuk dalam BAP.

Tim kuasa hukum pun berkeyakinan Vanessa, akan divonis bebas Majelis Hakim Pengadilan Negeri/PN Surabaya karena sampai saat ini belum cukup bukti untuk menjeratnya. Hal itu disebabkan, lantaran pihak jaksa tidak dapat menghadirkan saksi kunci Ryan Subroto, yang memesan jasa prostitusi online di persidangan sebagai saksi.

Usai menjalani proses persidangan, Vanesa Angel, dengan potongan rambut pendekknya, tidak mau berkomentar sama sekali, berbeda dengan sidang sebelumnya. Seperti diketahui kasus prostitusi online yang melibatkan artis dan model ini, berhasil diungkap tim Cyber Crime Polda Jatim. Dalam kasus ini, polisi mengamankan artis FTV Vanesa Angel yang didakwa melanggar UU ITE pasal 27 ayat 1 terkait mentransmisikan konten asusila ke orang lain dan tiga mucikari di salah satu hotel Surabaya. (agung/stv)