Banyuwangi, (bisnissurabaya.com) – Rengginang salah satu camilan yang laris manis saat lebaran. Tak heran jika jelang Idul Fitri permintaan rengginang melejit. Para pelaku usaha pembuatan rengginang pun kebanjiran pesanan. Hal ini, diakui Siti Aminah, pelaku usaha rengginang di kawasan Desa Kaligondo, Kecamatan Glenmor. “Mendekati lebaran pesanan kian ramai,” kata Siti Aminah, kepada Bisnis Banyuwangi belum lama ini.

Berbagai variasi rengginang dia tawarkan. Mulai dari rengginang terasi dan rawa bawang. Harga yang dia tawarkan pun cukup murah, Rp 11.000 per bungkus, isi 40 biji. Aminah mengatakan, bahan utama membuat rengginang adalah beras ketan. Proses pembuatan nya pun masih manual. Setelah dikukus, beras ketan diberi bumbu lantas dijemur. Proses penjemuran memakan waktu 3 sampai 4 hari.

Yang menjadi kendala selain masih mengandalkan bsinar matahari, adalah saat harga beras ketan melambung. “Pernah, harga ketan mahal, saya memilih libur,” ucapnya. Rengginang buatannya disukai masyarakat untuk camilan maupun oleh-oleh. Termasuk oleh oleh pilihan para TKW yang kembali bekerja ke tempat majikan. Salah satunya TKW asal Malaysia.

Selain pasar lokal, pemasaran rengginang buatannya tembus Bali bahkan Papua. Usaha rengginang ini merupakan usaha warisan mertua. Untuk resep, memakai resep keluarga. Keistimewaan rengginang buatan Aminah ini, selain dari segi rasanya yang gurih juga mekar sampai ke dalam. Per hari produksi rata rata 6 kilogram. Ketika jelang Lebaran produksi meningkat mwnjadi 24 kilogram beras ketan per hari. Sekali proses pemasakan hanya memuat 3 kilogram beras ketan. “ Kalau saat sekarang ini bisa 8 sampai 10 proses pemasakan,” ucapnya.

Aminah sudah 3 tahun menekuni usaha rengginang. Dari promosi mulut ke mulut usaha rengginangnya mulai dikenal. Untuk pemasaran dirinya masih bekerjasama dengan pemilik toko. Dia mengaku tak banyak dalam mengambil untung. “ Sedikit, tapi banyak,” itu prinsipnya. Tingginya permintaan ini, terkadang tak bisa terpenuhi akibat kendala cuaca. “ Kami sebenarnya perlu alat pengering,” ucapnya. (tin)