Surabaya, (bisnissurabaya.com) – Terdakwa kasus prostitusi online Vanessa Angel/VA, kembali menjalani sidang kasus di Pengadilan Negeri/PN Surabaya Senin (10/6). Dalam sidang lanjutan kali ini, pihak penasehat hukum artis cantik ini menghadirkan dua saksi ahli yang meringankan kliennya. Yakni, saksi ahli hukum pidana serta ITE. Meski dalam keterangan dua saksi ahli menyatakan tidak ada unsur pelanggaran asusila.

Namun, jaksa penuntut umum/JPU tetap berprinsip Vanesa, melanggar asusila sesuai pasal 27 ayat 1. Salah satunya adanya percakapan asusila. Artis VA dalam persidangan mendengarkan keterangan saksi ahli terkait dakwaan yang diberikan JPU, tentang adanya pelanggaran asusila dalam percakapan digital forensic, handphone.

 

Dalam penjelasan saksi ahli, penasehat hukum VA menyatakan jika undang-undang ITE tidak dapat dikenakan pidana jika pokok perkara terkait asusila tidak dapat dibuktikan. Serta tidak ada hukum pidana di Indonesia yang menjerat seorang pekerja seks komersial. Selain itu, percakapan yang dilakukan antara VA dengan pihak mucikari merupakan percakapan pribadi bukan untuk disiarkan secara umum.

Usai sidang, Vanessa berharap dirinya dapat segera bebas karena artis seksi itu tetap berpedoman jika dirinya tidak bersalah. Usai sidang pemeriksaan saksi ahli, sidang akan kembali dilanjutkan pada hari Rabu (12/6) 2019, dengan agenda pemeriksaan terdakwa. (agung/stv)