Surabaya,(bisnissurabaya.com)-Kantor Perwakilan Wilayah Bank Indonesia (KPw BI) Jawa Timur telah membantu mempermudah masyarakat untuk mendapatkan uang pecahan baru tanpa penambahan biaya penukaran.

Upaya itu dilakukan selain memberikan pelayanan pada masyarakat juga mempersempit ruang gerak calo yang memanfaatkan momen hari besar keagamaan Puasa sampai dengan Lebaran 1440 Hijriah itu.

Kepala Kantor Perwakilan BI Provinsi Jawa Timur, Difi A Johansyah, mengatakan penukaran uang pecahan baru yang dilakukan BI bersama Bank-Bank lainnya selama puasa hingga sampai menjelang lebaran berjalan lancar karena ada penambahan titik –titik penukaran diperluas ditambah pelayanannya semakin membaik.

“KPw BI di bawah pimpinannya memberikan apresiasi dan mengucapkan terimakasih kepada pihak terkait Kepolisisan, Kodam V  Brawijaya yang telah memberikan tempat lapangan Makodam V Brawijaya sebagai tempat penukaran uang baru bagi masyarakat,” kata Difi kepada Media disela-sela Halal-Bihalal KPw BI Jawa Timur di Rumah Dinas BI Jawa Timur di Jln Raya Darmo, Surabaya, Selasa (11/6).

Bank Indonesia akan terus berusaha memperbaiki kekurangan persoalan penukaran uang pecahan baru. BI juga memberikan apresiasi dan menghargai masyarakat yang rela antri untuk mendapatkan uang baru dari BI dan perbankan lainnya. Dalam pemperoleh uang baru, masyarakat banyak pilihan karena BI dan perbankan di Jawa Timur telah membuka tempat-tempat layanan penukaran uang baru dibeberapa titik seperti di lapangan Makodam V Brawijaya, diarea jalan Tol di kantor istansi Pemerintah dan dikantor-kantor bank yang ditunjuk .

Menurut Difi meskipun kegiatan penukaran uang telah berjalan baik, ke depan akan mengefaluasi kegiatan tersebut. Rencananya untuk Puasa Lebaran tahun depan BI akan memperbanyak lagi tempat-tempat penukaran uang baru khususnya didaerah-daerah terpencil.

Dengan banyaknya tempat penukaran uang, maka masyarakat akan lebih mudah mendapatkan uang baru  untuk keperluan Lebaran.

Difi menambahkan, puasa hingga lebaran kemarin BI telah mempersiapkan strategi pelayanan kebutuhan uang tunai dan non tunai di perbankan maupun masyarakat untuk mengantisipasi meningkatnya kebutuhan uang tunai Puasa dan Lebaran 2019.

BI Perwakilan Jawa Timur telah berkoordinasi dengan Bank Indonesia Malang, Kediri dan Jember serta Perbankan di Jawa Timur untuk memenuhi kebutuhan uang. Dikatakan Difi, kebutuhan uang pada momen Ramadhan dan Lebaran 2019 mencapai Rp 33,4 triliun atau meningkat 12  persen dibandingkan realisasi periode ramadhan-lebaran tahun 2018.

Sedangkan, untuk estimasi kebutuhan uang di Kota Surabaya diproyeksikan sebesar Rp 17,10 triliun atau meningkat 15 persen dibandingkan 2018 sebesar Rp 14,90 triliun. Untuk itu masyarakat tidak perlu khawatir BI memiliki kepastian yang sangat cukup untuk kebutuhan uang masyarakat tersebut.

Seperti tahun-tahun sebelumnya BI Jawa Timur telah bekerjasama dengan bank-bank umum lainnya untuk memenuhi kebutuhan uang masyarakat. Selain ada layanan di perbankan layanan penukaran uang juga tersedia di delapan titik di res area jalan tol di Jawa Timur.

Kemudian di Malang ada 60 perbangkan tempat penukaran uang dan ada layanan penukaran uang di gedung Kartini pada 26 Mei sampai dengan 2 Juni 2019. Sementara di Surabaya ada layanan penukaran uang tunai dan non tunai jumlah akan titambah dibandingkan taun lalu. Penukaran uang tahun ini ada layanan bergerak di res area.

Selanjutnya BI bekerjasama dengan perbankan membuka 68 tempat layanan penukaran uang 12 perbankan bergerak dan 1 di Kantor BI. Semuanya kegiatan penukaran uang baru berjalan baik sesuai dengan yang telah direncanakan.(ton)