Peluang Profesi Akuntan Indonesia Berkelanjutan Menjadi Profesi Bertaraf Internasional

78

Surabaya, (bisnissurabaya.com) – Perbandingan pertumbuhan lapangan pekerjaan dengan tingkat pertumbuhan penduduk di Indonesia, sudah sangat tidak seimbang. Sumber penghasilan yang tersedia di Indonesia dengan besaran penghasilan yang layak, tidak mudah didapatkan. Sudah saatnya sumber daya manusia Indonesia yang tercetak dari para lulusan Indonesia memandang peluang berprofesi di dunia Internasional. Banyak peluang terbuka luas bagi kita lulusan Indonesia untuk dapat berpartisipasi dalam kancah pasar tenaga kerja internasional. Sudah saatnya juga Indonesia mengekspor Tenaga kerja Profesional, bukan Non-Profesional, sehingga Indonesia juga memiliki tempat khusus yang diperhitungkan di bursa tenaga kerja global.

Meningkatkan taraf hidup profesi akuntan Indonesia dengan cara berprofesi di dunia internasional bukan berarti meluruhkan nilai atau prinsip dasar yang kita miliki. Namun justru menunjukkan kepada dunia internasional bahwa lulusan Indonesia juga memiliki kehandalan yang berkarakter unik serta berpotensi menciptakan value added bagi bisnis global. Lulusan akuntan Indonesia perlu membekali diri dengan berbagai sertifikasi kompetensi bertaraf internasional selain sertifikasi kompetensi bertaraf nasional yang telah dimiliki, niscaya lulusan akuntan Indonesia pasti mampu mendapatkan pengakuan secara lebih luas lagi.Adapun beberapa sertifikasi profesi akuntan yang bertaraf internasional, yang telah banyak dikenal antara lain:

CPA, yang lebih dikenal dengan gelar Certified Public Accountant, gelar ini adalah yang paling tua dan menjadi “the most respected accounting designation in the profession. Gelar CPA adalah yang paling dikenal dan mendapat pengakuan dalam dunia industri karena CPA License adalah yang paling populer dan juga merupakan sertifikasi yang sangat bermanfaat bagi profesi di bidang akuntansi. Dapat pula kita jadikan bahwa sertifikasi CPA ini merupakan standar yang paling utama, dikenal secara luas baik nasional maupun internasional. CPA adalah pihak yang paling dipercaya oleh pemerintah untuk dapat menyusun laporan audit dan memberikan opini atas suatu laporan keuangan perusahaan.

Untuk mampu mendapatkan gelar CPA ini, diperlukan beberapa persyaratan, antara lain mengikuti beberapa ujian CPA plus memiliki pendidikan di bidang akuntansi serta pengalaman dalam bidang audit.Dimana STIESIA Surabaya juga menjadi salah satu tempat penyelengaraan Ujian CPA Internasional.

Jika gelar CPA ditujukan pada profesi akuntan publik, lain halnya dengan CIA atau yang lebih dikenal dengan sebutan Certified Internal Auditor. CIA ini lebih tegas ditujukan bagi audit kepatuhan dimana CIA membantu perusahan-perusahaan besar dalam menjalankan prosedur audit mereka serta sekaligus membantu auditor independen melakukan tugasan mereka.

Ada pula sertifikasi lain yang berkaitan dengan profesi akuntan bertaraf internasional, yakni CMA atau Certified Management Accountant. CMA ini lebih menfokuskan pada spesialisasi di bidang manajemen akuntansi perusahaan. Bahkan spesialisasi ini belum ter-cover pada Ujian CPA, sehingga menjadikan CMA ahli dalam manajemen internal dan level peranan eksekutif di perusahan-perusahan. Sertifikasi ini bukan dikhususkan pada akuntan publik, juga bukan dikhususkan untuk melakukan prosedur audit, menulis laporan atau melakukan hal-hal yang berkaitan dengan perpajakan, namun yang berhubungan murni pada level para eksekutif. Ujian CMA ini berada di bawah IMA atau Institute of Management Accountants. Persyaratan yang dibutuhkan adalah minimal pendidikan bergelar Sarjana dengan telah menempuh beberapa mata kulih tertentu, berpengalaman bekerja di perusahaan sekurang-kurangnya 2 tahun.

Sertifikasi akuntan yang berikutnya adalah CGAP atau Certified Government Auditing Professional merupakan sertifikasi akuntan yang mengkhususkan pada auditor yang bekerja di sektor publik pada semua level pemerintahan yakni pemerintah pusat, pemerintah provinsi, maupun pemerintah daerah. Sertifikasi CGAP merupakan sertifikasi yang kredensial, diakui secara kompentensi. Dibutuhkan pula beberapa persyaratan dalam mendapatkan CGAP yakni memiliki pendidikan Sarjana akuntansi, pengalaman bekerja di perusahaan selama 3 tahun termasuk 2 tahun pengalaman di bidang audit pemerintahan serta mengikuti Ujian CGAP.

Terdapat pula sertifikasi yang berkaitan dengan profesi akuntan yakni audit sistem informasi. Sertifikasi ini memberikan gelar CISA atau Certified Information Systems Auditor. CISAmemfokuskan pada spesialisasi di bidang audit kontrol atas sistem informasi, jaminan dan keamanan secara profesional. Menjadi CISA yang bersertifikat menunjukkan pengalamaan audit, kemampuan dan pengetahuan yang dimiliki. CISA menunjukkan kemampuan dalam hal menilai kerentanan, melaporkan kepatuhan serta kontrol kelembagaan dalam suatu perusahaan. Adapun persyaratan untuk mendapatkan gelar CISA ini adalah dengan menempuh ujian CISA, memiliki pengalaman minimum 3 tahun di bidang audit sistem informasi, kontrol, jaminan dan keamanan.

Sertifikasi lain yang merupakan spesialisasiakuntan di bidang tanggungjawab untuk melakukan tinjauan dan evaluasi atas pencatatan dalam institusi keuangan untuk memastikan keakuratan, kelengkapan serta kepatuhan terhadap peraturan yang berlaku, adalah CBA atau Certified Bank Auditor. Terkadang CBA bekerja di dunia perbankan secara khusus ataupun secara independen. CBA memastikan bahwa perbankan mengikuti prosedur, peraturan in-house yang tepat serta sesuai dengan hukum-hukum keuangan yang berlaku. Jika dalam audit ditemukan sebagai kecurangan, maka pihak manajemen dan para eksekutif perlu mengembangkan metode untuk memperbaiki dan atau melakukan tindakan pencegahan atas pelanggaran atau ketidakkonsistenan selanjutnya. Untuk memperoleh gelar CBA diperlukan gelar Sarjana akuntansi, serta pengalaman di bidang perbankan dan juga mengikuti Ujian CBA.

Masih banyak berbagai bentuk sertifikasi kompetensi yang lain. Profesi apapun, sangat menjanjikan untuk diraih seiring dengan keseriusan masing-masing individu dalam berusaha mendapatkan hasil yang optimal. Profesi Akuntan berpenghasilan fantastis juga mampu diperoleh baik sebagai seorang akuntan maupun seorang auditor. Peluang itu selalu ada tinggal bagaimana kita menyikapinya. —-