Gresik, (bisnissurabaya.com) – ‘Pedagang’ jasa penukaran uang baru di pinggir jalan mulai ramai. Karena itu, polisi menggelar sidak di sejumlah jasa penukaran uang baru yang biasa mangkal di pinggir jalan maupun trotoar di Gresik. Petugas melakukan pengecekan dan pemeriksaan kondisi berbagai pecahan uang baru. Sidak dilakukan untuk mengantisipasi peredaran uang palsu, terutama jelang perayaan idul fitri.

Petugas mendatangi penyedia jasa penukaran uang baru di sepanjang Jalan Ahmad Yani, Petrokimia Gresik. Petugas kemudian, melakukan pengecekan dan memeriksa pecahan uang baru yang dipajang. Pengecekan dan pemeriksaan untuk mengantisipasi peredaran uang palsu jelang lebaran, terutama di wilayah hukum Polres Gresik.

 

Selain mengecek kondisi uang, petugas juga menghimbau para jasa penyedia uang baru, agar waspada dan tetap berhati-hati saat melayani pelanggan. Kapolres Gresik AKBP, Wahyu S Bintoro, mengatakan, maraknya jasa penukaran uang baru jelang lebaran, menjadi perhatian polisi untuk mengantisipasi peredaran uang palsu, terutama di wilayah hukum Gresik.

Sementara itu, penyedia jasa penukaran uang baru di sepanjang Jalan Dr Wahidin Sudirohusodo, mengatakan, jasa penukaran uang baru tahun ini, seperti masih sepi. Karena THR karyawan belum keluar. ‘’Lapaknya baru mulai ramai pada 10 hari jelang lebaran,’’ kata Munir, salah satu penyedia jasa penukaran uang baru, kepada bisnissurabaya.com, Jumat (17/5) lalu. Dari awal puasa, munir mengaku baru sekitar Rp 5 juta – Rp 7 juta uang yang ditukar di lapaknya. (bashoir/stv)