Surabaya, (bisnissurabaya.com) – Sejak 2009, kiblat/pusat furniture dunia ada di China. Segala sesuatu yang terkait furniture ada di negara yang memiliki jumlah penduduknya paling banyak banyak di dunia ini.

Penegasan itu dikemukakan General Manager/GM Retail Store Operation Kana PT Integriya Dekorindo, Ahmad Numairi Yahya, kepada bisnissurabaya.com di Surabaya Sabtu (18/5) kemarin.

“Seperti sofa ini, kita ambil dari China,” kata Ahmad Numairi Yahya yang akrab disapa Numey, ini.

Padahal, kata dia, sebelum 2009, Eropa khususnya Jerman dan Italia menjadi kiblat furnitur dunia. Segala bentuk model dan disign furniture yang ada di Jerman dan Italia sangat digemari masyarakat dunia termasuk Indonesia. Namun, kedigdayaan Jerman dan Italia terkait furniture mulai bergeser ke China. Alasannya, karena segala sesuatu yang ada di furniture ada di China.

Menyinggung keberadaan Kana, yang merupakan unit bisnis PT Integriya Dekorindo,  khusus untuk ritel outlet lifestyle furniture di Indonesia, menurut dia, saat ini sudah memiliki tiga outlet. Yakni, dua di Surabaya dan satu di Bali. Ia mengaku saat ini sedang survey untuk membuka satu outlet di Jakarta.

Selain Jakarta, menurut dia, animo masyarakat di Jatim terhadap furniture sangat tinggi. Hal itu terlihat dari pembelian furniture ke beberapa daerah di Jatim. Baik pembelian di kedua outlet yang ada di Surabaya. Yakni, melalui outlet di HR Muhammad maupun Galaxi Mall Surabaya.

Karena itu, kata dia, tak menutup kemungkinan pihaknya juga akan membuka outlet di Sidoarjo, Gresik, Lamongan, Kediri dan  Jember. (bw)