Surabaya, (bisnissurabaya.com) – Bisnis sambal masih menggairahkan. Sambal bagi kebanyakan orang di nusantara, merupakan menu sehari hari yang harus ada di meja makan. Bahkan bagi warga Sumatera Utara, Jawa Barat, Jawa Timur, dan Sulawesi Utara citarasa pedas yang ada pada sambal dapat meningkatkan nafsu makan yang berulang ulang. Saat ini terdapat produk sambal di berbagai daerah dengan rasa yang berbeda-beda.

Hobi makan makanan pedas, juga merupakan kebiasaan tersendiri  bagi Elly Suryaningsih perempuan berhijab kelahiran  Surabaya 12 Januari 1984. Setiap kali dia membeli rujak cingur ataupun rujak manis, dia selalu membawa cabe atau lombok sendiri yang banyaknya kira-kira segenggam tangan.

“ Kalau saya makan makanan yang pedas, saya merasa mendapat semangat dan gairah untuk beraktifitas,” kata owner Sambal Tuna Elly Suryaningsih kepada Bisnis Surabaya pekan lalu.

Berbekal hobi makan makanan pedas serta resep dari mertua yang selama ini sering mengajari membuat olahan  masakan tuna, maka perempuan berhijab ini menekuni  bisnis pembuatan sambal tuna dalam kemasan. Dalam sebulan dia bisa memproduksi 100 botol, yang kemudian dia pasarkan secara online dan offline dengan menitipkan di pusat oleh–oleh.

Putri purnawirawan anggota Bigade Mobil (BRIMOB) ini, selalu berusaha menyempurnakan produknya baik rasa maupun kemasannya. Sering dia meminta masukan kepada teman temannya dengan melakukan testfood berbagai produk sambal untuk dibandingkan dengan sambal buatannya. Sebenarnya sebelum memproduksi sambal, Elly sejak 2004 menekuni bisnis pembuatan handycraft yang menghasilkan produk craft, decopage, dan suspeco. Dia rajin mengikuti berbagai pelatihan, diantaranya 2010 ikut pelatihan di Dinas Koperasi , 2014  bergabung dengan Pahlawan Ekonomi (PE) dan menghasilkan produk baru yaitu kopi lanang.

“Kopi lanang buatan saya banyak disukai pembeli, banyak juga wartawan yang jadi pelanggan rutin saya” jelas alumni Fakultas Psikologi Universitas 17 Agustus (Untag) Surabaya ini.

Keinginan terbesar dalam hidup Elly adalah menjadikan usaha toko online Al Muqoddazstore miliknya sebagai usaha yang bisa diwariskan kepada kedua putrinya yaitu Zazkia Zahra dan Aulia Zahra. (nanang)