Surabaya,(bisnissurabaya.com) – Terus merangkak naiknya inflasi pada setiap tahunnya. Sehingga, kebutuhan hidup pun turut meningkat. Kalau tidak siap, nanti bisa mengalami finansial shock.

Dan sudah bukan rahasia lagi jika inflasi mengalami kenaikan setiap tahunnya. Ya, menurut Ketua Perbanas Surabaya DR Lutfi salah satu untuk mengatasinya adalah dengan berinvestasi. Menurut penilaianya ada 5 (lima) investasi yang setiap tahunnya mengalami kenaikan nilai dan return yakni.

1. Investasi Ilmu

Ilmu adalah inti dari semua investasi saat ini, ilmu pengetahuan serta teknologi sering dicari-cari. Sebab, tidak lama lagi kita akan menghadapi revolusi 4.0 yang banyak berkenaan langsung dengan internet. Kita bisa meng-upgrade keahlian via kursus, sekolah formal, workshop, seminar, dan lainnya.

Boleh, menurutnya, bagi calon nasabah investasi kini, sering-sering ikut webinar di beberapa platform. Ciri dari revolusi industri 4.0 adalah kecepatan dan kemampuan yang terotomatisasi.

Jika saat ini masih bersantai, siap-siap saja tergilas oleh perubahan zaman yang serba ekstrem ini. Dimana,  mobilitas yang tinggi mesti diiringi dengan sumber daya manusia yang memadai. Inilah kesempatan untuk menunjukkan kemampuanmu. Alih-alih hanya fokus pada gelar.

2. Deposito

Kunci untuk mendapatkan return dari hasil investasi berupa deposito adalah sabar dan banyak menabung. Maklum, untuk mengambil sejumlah uang dan return-nya perlu menunggu waktu.

Tidak bisa setiap waktu ambil. Kurun waktunya bisa dalam hitungan bulan atau bahkan tahunan. Tergantung pilihan calon nasabah saat di awal-awal. Apakah return dari deposito ini mumpuni untuk menyejahterakan kehidupan keluarga? Bisa saja.

Lutfi bertutur asalkan jumlah tabungan cukup besar dan bank pilihan memiliki reputasi baik. Oleh karena itu, selain pandai menabung, mesti pintar-pintar juga dalam memilih bank tepercaya. Sebab, bagaimanapun, nanti dampaknya akan kembali juga padamu.

3. Emas

Meski sudah terkesan seperti “lagu lawas”, jenis investasi ini masih begitu diminati. Sebab, jelas Lutfi, saat ini emas sudah tampil dalam bentuk yang berbeda-beda dan tentu sangat estetis. Seandainya kamu menyimpan uang hanya di bank, maka uang hanya berhenti di sana.

Sedangkan jika dialih-fungsikan menjadi emas, maka bisa jadi perhiasan yang cantik.
Ini penting, tentu saja. ‘Khususnya untuk perempuan yang selalu ingin tampil modis saat ke mana-mana,” ujarnya.

Terlebih, harga emas setiap tahunnya juga mengalami kenaikan yang signifikan. Kamu bisa memantaunya via internet. ‘Sebab, di daerah terpencil, naik-turunnya harga emas cenderung ditutup-tutupi oleh si penjual atau kurang transparan,” beber Lutfi.

4. Saham

Berapa pun modal yang kamu punya bisa digunakan untuk berinvestasi saham. Biarpun kamu hanya bermodalkan Rp 500. Kenaikan harga saham per tahunnya cukup stabil.

Bahkan, menurutnya, saham di bidang start-up kerap kali mengalami lonjakan. Misalnya, kita bisa berkaca dengan apa yang terjadi pada start-up digital yang sudah bergelar unicon.Untuk, menemukan perusahaan yang menjanjikan memang perlu membangun relasi secara masif. “Dan tentunya, jangan lupa sering-sering berkonsultasi dengan yang sudah ahli,” saran Lutfi ini.

Lebih baik lagi jika punya mentor atau guru dalam urusan berinvestasi. “Biar nantinya tidak gampang tertipu oleh iming-iming perusahaan yang tidak jelas arahnya mau ke mana,” ulasnya.

5. Rumah atau Kantor Kontrakan

Selain harga tanah yang mengalami kenaikan, tarif penjualan kontrakan juga meningkat drastis. Dosen ini lantas menjelaskan, hal itu terjadi karena pengaruh inflasi serta desakan kebutuhan dari warga setempat. Misalnya, kontrakan yang berada di zona calon kawasan industri. Maka, beberapa tahun ke depan pasti mengalami kenaikan seiring banyaknya pelaku usaha di kawasan tersebut.

Saat membicarakan tentang investasi, tidak akan bisa terlepas dari harapan untuk masa depan terbaik. Kita memang hanya bisa berencana, sedangkan yang menentukan adalah Tuhan.

Tapi, tanpa adanya usaha dari kita, Tuhan tidak akan berbuat apa-apa. Sekarang, apa rencanamu saat ini untuk sukses di kehidupan 5 sampai 10 tahun ke depan.” Ya itu gambaran 5 investasi yang terus naik pada tiap tahunnya. Tergantung dari nasabah dan para calon investasi untuk dapat mengadopsi sesuai dengan tingkat dan manfaat tujuannya,” pungkasnya.(ton)