Ini Janji Anak Risma setelah Pimpin Karang Taruna Surabaya

188

Surabaya, (bisnissurabaya.com) – Karang Taruna/KT Surabaya punya ketua baru. Yakni,
Fuad Benardi, yang anak Walikota Tri Rismaharini. Pada momentum Temu Karya Daerah Karang Taruna (TKD) Kota Surabaya 2019 yang merupakan wadah konsolidasi KT Kota Surabaya lima tahunan terasa istimewa. Disebut istimewa, karena berhasil memilih ketua dan pengurus baru untuk masa bhakti 2019-2024.

Agenda pemilihan Ketua KT Kota Surabaya digelar di Gedung Wanita Jalan Kalibokor Selatan pada Kamis (2/5) lalu. Dihadiri utusan KT Kecamatan, seluruh pengurus KT Kota Surabaya, perwakilan KT Jawa Timur/Jatim yaitu Twi Adi, dan Sukma Dewa.

Dalam pemilihan tersebut, Putra Wali Kota Surabaya Tri Rismaharini, Fuad Benardi,
terpilih sebagai Ketua Forum Pengurus Karang Taruna (FPKT) Kota Surabaya setelah menang dalam pemungutan suara dengan perolehan 25 suara dari total 29 suara yang diperebutkan. Fuad, berhasil mengalahkan Ketua KT Kecamatan Wonokromo, Dwi Suryo Wibianto, dan Pengurus KT Surabaya M Holil.

Selain memilih ketua, Temu Karya Daerah itu juga menilai laporan pertanggung jawaban pengurus periode 2014-2019, merumuskan program kerja/proker dan membentuk struktur kepengurusan KT Surabaya 2019-2024. Laporan pertanggung jawaban pengurus periode 2014-2019 yang dibacakan Ketua demisioner M Arif An, diterima seluruh KT kecamatan.

Hal yang akan dilakukan Fuad, adalah menanamkan rasa bangga berkarang taruna. Sehingga bisa menjadi spirit dan motivasi dalam menyelenggarakan kegiatan. “Langkah awal akan membentuk TKD (Temu Karya Daerah) tingkat kecamatan, kelurahan hingga tingkat RT dan RW serta membuat database keanggotaan berbasis teknologi,” kata Ketua KT Surabaya Masa Bhakti 2019-2024 Fuad Bernardi, kepada Bisnissurabaya.com beberapa waktu yang lalu.

Selain itu, Pengurus KT Surabaya akan fokus membuat database potensi UMKM di tingkat kecamatan dan program kewirausahaan untuk memadahi segala karya anggota KT. “Setiap tahun sekali kita buat KT Fair yang digunakan sebagai ajang untuk memamerkan produk-produk unggulan KT Kota Surabaya dari setiap kecamatan,” jelas Pengurus HIPMI Jatim ini.

Program organisasi dan keanggotaan akan diisi dengan pembuatan database berbasis teknologi, agar setiap pengurus KT kecamatan, kelurahan dan seterusnya bisa saling mengetahui potensi keanggotaan di wilayahnya serta dapat meningkatkan kekompakan. Database berbasis teknologi itu, akan menggunakan sebuah aplikasi khusus yang juga bisa dipakai berjualan online agar branding produk-produk KT bisa menyebar ke tingkat provinsi maupun tingkat nasional.

Sebagai ketua, Fuad, ingin setiap anggota KT bisa bangga terlibat dalam segala aktivitas yang kita programkan. Karena itu, mereka akan berupaya membantu menekan angka pengangguran Kota Surabaya dengan membuat pelatihan kewirausahaan, kerjasama pembeayaan dan job fair dengan menggandeng instansi baik pemerintah kota dan perusahaan swasta. (nanang)