Gresik, (bisnissurabaya.com) – Sudah lazim waktu istirahat pada jam kerja dimulai pukul 12.00 Wib. Namun kali ini beda, istirahat dimajukan setengah jam menjadi pukul 11.30 Wib. Bukan tanpa alasan memberlakukan waktu setengah jam lebih awal ini. Petinggi Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Gresik menginginkan agar para Aparatur Sipil Negara (ASN) bisa melaksanakan sholat Dzuhur berjamaah.

Bupati Gresik Sambari Halim Radianto menginginkan para pegawainya bisa melaksanakan sholat dzuhur berjamaah. Makanya dia cepat-cepat meralat surat yang telah dikirimkam sebelumnya. Yaitu surat nomer 860/1119/437.73/2019 tertanggal 30 April 2019. Tentang jam kerja Aparatur Sipil Negara (ASN) selama bulan Ramadhan 1440 Hijriyah. Dalam surat ini disebutkan istirahat dimulai jam 12.00 Wib.

Kini, Bupati Gresik tersebut merevisi surat tersebut dengan menerbitkan surat baru. Yaitu surat nomer 860/1139/437.73/2019 tertanggal 3 Mei 2019, tentang ralat jam kerja Bulan Ramadhan 1440 H.

Kepala Bagian (Kabag) Humas dan Protokol Pemkab Gresik Sutrisno menjelaskan tentang surat terbaru itu, Jumat (3/5). Sesuai surat terbaru pemberlakuan jam kerja Ramadan Pemkab Gresik masuk pada 07.30, dan pulang pada pukul 15.00 Wib. Dengan jeda istirahat sholat Dhuhur 1 jam yaitu pada pukul 11.30 Wib sampai pukul 12.30 Wib.

Sedangkan pada hari Jum’at, jam masuk kerja juga berubah yakni jam 07.30 Wib dan pulang pada jam 15.00 Wib. Serta jam istirahat untuk melaksanakan sholat Jum’at dimulai jam 11.30 Wib sampai jam 12.30 Wib. Pemberlakuan waktu tersebut diperuntukkan bagi Aparatur Sipil Negara (ASN) yang melaksanakan 5 hari kerja dalam seminggu.

Perubahan juga diberlakukan untuk ASN yang melaksanakan 6 hari kerja selama seminggu. Selama bulan Ramadan ini, mereka juga mendapat pemotongan jam kerja dibanding hari biasanya. Sesuai surat Bupati tersebut, jam kerja Senin sampai Kamis dan Sabtu dimulai jam 07.30 Wib dan pulang pada jam 14.00 Wib. Jam istirahat untuk melaksanakan sholat dhuhur pada jam 11.30 Wib sampai jam 12.30 Wib.

Sedangkan pada hari Jum’at jam masuk kerja tetap jam 08.00 Wib dan pulang jam 14.00 Wib. Jam istirahat untuk melaksanakan sholat Jum’at dimulai pukul 11.30 Wib sampai jam 12.30 Wib. Sedangkan hari Sabtu masuk pukul 07.30 Wib dan pulang 13.30 Wib serta istirahat mulai pukul 11.30 Wib sampai 12.30 Wib.

“Ralat dan perubahan memundurkan waktu istirahat pada jam setengah duabelas untuk memberikan waktu kepada ASN guna melaksanakan sholat Dhuhur berjamaah,” tambah Sutrisno.

Sementara itu Kepala Badan Kepegawaian Daerah (BKD) Kabupaten Gresik, Nadhlif mengatakan keputusan ralat yang diambil Bupati ini tetap sesuai aturan yang berlaku. Aturannya mengacu kepada Surat Edaran Menteri Pendayagunaan Aparatur Negera dan Reformasi Birokrasi (Menpan RB) RI tertanggal 26 April 2019. Surat bernomor 394 tahun 2019 diluncurkan dalam rangka efektifitas pelaksanaan kinerja ASN pada bulan Ramadan 1440 H.

“Kebijakan ini sesuai arahan surat Menpan RB tersebut yaitu jam kerja efektif bagi perangkat daerah yang melaksanakan jam kerja lima atau enam hari selama bulan Ramadan adalah 32,5 jam perminggu. Dibanding jam efektif ASN pada hari biasanya yaitu minimal 37,5 jam dalam satu minggu,” pungkas Nadhif. (sam)