Surabaya, (bisnissurabaya) – Pelaksanaan pemilihan presiden (pilpres) dan pemilihan legislatif (pileg) lalu berlangsung aman dan damai. Walau hasilnya belum diumumkan secara resmi oleh Komisi Pemilihan Umum/KPU, namun berdasarkan hasil perhitungan realcount diperkirakan pasangan petahana Jokowi – Makruf Amin terpilih sebagai Presiden dan Wakil Presiden Republik Indonesia Periode 2019-2024.

Pelaku bisnis ritel modern sangat antusias menyambut hasil penghitungan pilpres ini. Kondisi ini diperkirakan berdampak positif terhadap pertumbuhan industri ritel nasional 5 tahun mendatang. Bahkan, mereka sudah bisa  memprediksi akan ada pertumbuhan dengan angka hingga mencapai dobel digit, dengan merujuk pada hasil pileg dan pilpres lima tahun sebelumnya.

Ketua Umum Asosiasi Pengusaha Ritel Indonesia (Aprindo) Roy Nicholas Mandey, mengatakan, dengan pesta demokrasi, bisa dihitung rata-rata pertumbuhan 15 persen kontribusi pada industri ritel nasional. Roy, menjelaskan, pertumbuhan industri ritel modern pada 2013 hingga 2014, bertepatan dengan momen pileg dan pilpres saat itu, adalah 12 persen.

Sementara, Ketua Aprindo Jatim April Wahyu Widarti, mengatakan, banyak pengusaha menyambut optimis hasil perolehan pilpres walaupun masih sebatas hasil realcount. Pihaknya berharap pada pemerintahan kedua Jokowi, ada peningkatan kemajuan dibidang perizinan. Terutama berkaitan dengan aturan tentang jarak dan jam opersional toko ritel modern.

“Kedepan supaya perda yang ada mengacu kepada peraturan yang diatasnya. Jangan peraturan pemerintah sedang digodok tapi perdanya sudah ada duluan,” kata April Wahyu Widarti, kepada Bisnis Surabaya, pekan lalu.

Perusaahaan ritel modern sebagai industri padat karya memang sedang dalam kondisi yang berat. Karena harus bersaing dengan bisnis online yang sedang trend di masyarakat. Namun, dengan banyaknya inovasi dan program promosi yang ditawarkan  perusahaan ritel modern, banyak pelanggan loyal yang masih belanja di tempat tersebut.

“Keberadaan outlet yang berada di mall, bisa menjadi alternatif wisata plus belanja bersama keluarga,” jelas Manager Area Giant Surabaya ini. Saat ini, konsentrasi pengusaha ritel fokus pada persiapan lebaran yang jatuh pada Juni 2019. Biasanya 1 bulan sebelum lebaran outlet ritel dipenuhi para pembeli yang berbelanja kebutuhan lebaran seperti pakaian dan makanan. Transaksi selama bulan ramadhan ekspektasinya diperkirakan diatas 20 persen dari total pencapaian pendapatan per tahun. (nanang)