Sidoarjo (bisnissurabaya.com) – Mengantisipasi praktik penyalahgunaan narkoba, anggota polisi dan Aparatur Sipil Negara (ASN) yang berdinas di Polsek Sedati Polres Sidoarjo, wajib lakukan tes urine. Tes itu dilakukan untuk membuktikan diri bahwa mereka tidak mengkonsumsi barang haram tersebut. Tes urine mendadak dengan sasaran narkoba digelar di Mapolsek Sedati, pada Sabtu (4/5) pagi.

Semua personel, termasuk dari berbagai fungsi di Polsek Sedati harus menjalani tes urine satu per satu. Tes urine untuk antisipasi penyalahgunaan narkoba di Mapolsek Sedati yang dipimpin Kapolsek Sedati AKP I Gusti Made Merta, SH., didampingi Kanit Reskrim Iptu M. Kodir, SH dengan melibatkan Anggota Provos Aiptu Mashuda S dan Team Dokkes Polresta Sidoarjo.

“Tes urine kepada 31 anggota ini kami gelar sebagai upaya deteksi dini penyalahgunaan narkoba terhadap anggota dan ASN Polsek Sedati Polresta Sidoarjo. Siapapun yang terlibat narkoba harus di sanksi,” ungkap Kapolsek Sedati sesuai Perintah Kapolresta Sidoarjo.

Setelah semua anggota menjalani tes urine dan diperiksa petugas Team Dokkes Polresta Sidoarjo, hasilnya pun diumumkan. Semua Anggota Polsek Sedati sebanyak 31 Anggota yang ikut tes urine tersebut dinyatakan negatif alias tidak menkonsumsi narkoba.

“Yaaa…, hingga tes berakhir, seluruh anggota dan ASN yang kami periksa hasilnya negatif,” sambung Kapolsek Sedati.

Menurut dia, tes urine bakal dilakukan secara rutin, dan pelaksanaannya digelar mendadak. Sebagai bukti keseriusan anggota Polsek Sedati Polresta Sidoarjo dalam memberantas narkoba di wilayahnya.

“Selain memberantas narkoba di luar, kami juga harus mengantisipasi diinternal. Karenanya, tes urine bukan hanya dilakukan di beberapa lokasi, tapi juga rutin digelar di internal Polsek Sedati Polresta Sidoarjo,” pungkasnya. (uko)