Surabaya,(bisnissurabaya.com) – Tradisi masyarakat menjelang Ramadhan dan Lebaran selain mudik, penukaran uang baru juga menjadi salah satu tradisi masyarakat saat hari raya Idul Fitri.

Ya, Guna memenuhi kebutuhan penukaran uang itu bagi masyarakat
Bank Indonesia Provinsi Jawa Timur telah mempersiapkan layanan penukarang uang sebesar Rp33,4 Triliun saat ramadhan dan lebaran tahun 2019 ini.

Deputi Kepala Perwakilan Bank Indonesia Provinsi Jawa Timur, Yudi Harymukti mengatakan, menjelang Hari Raya Idul Fitri 2019, Kantor Perwakilan Bank Indonesia Jawa Timur memperkirakan adanya peningkatan kebutuhan uang tunai, sebagai dampak dari peningkatan transaksi di masyarakat dan libur lebaran.

“Khusus periode Ramadhan diperkirakan kebutuhan akan uang tunai di Jatim sebesar Rp 33,4 triliun.” ujarnya saat acara Bincang Bareng Media (BBM) di Four Point Surabaya, Senin (29/4).

Ia menambahkan, untuk di Surabaya sendiri kebutuhannya adalah sekitar Rp 17,1 trilyun meningkat 14,77 persen dari tahun lalu.

Namun demikian, kata Yudi, masyarakat Jawa Timur tak perlu khawatir dengan kecukupan uang rupiah selama periode Ramadhan Idul Fitri 2019, dan Bank Indonesia siap melayani kebutuhan uang tunai dan sistem pembayaran masyarakat selama Ramadhan, dan menjelang Hari Raya Idul Fitri 1430 H/Tahun 2019.

Di samping itu, ujar Yudi, untuk melayani dan memenuhi kebutuhan uang pecahan kecil, KPw BI Jatim telah melakukan langkah-langkah antisipatif, melalui koordinasi dengan perbankan dan pihak terkait lainnya, untuk melakukan layanan penukaran kepada masyarakat.

Yudi Harymukti kembali menjelaskan, ada beberapa titik penukaran uang jelang lebaran diantaranya, penukaran uang di outlet perbankan, penukaran uang bersama perbankan di lapangan MAKODAM Brawijaya V Surabaya, serta layanan di 17 rest area pada 8 ruas jalan tol (Surabaya-Gempol, Surabaya-Gresik, Surabaya-Mojokerto, Mojokerto-Jombang, Gempol-Pasuruan, Ngawi-Kertosono, Pandaan-Malang dan Pasuruan-Probolinggo).

“Kita telah bekerjasama dengan 68 perbankan untuk membuka layanan penukaran di lebih dari 341 outlet perbankan di wilayah Surabaya dan sekitarnya,” tandas Yudi.

Yudi menerangkan, layanan penukaran melalui perbankan serupa berlangsung pula di kabupaten atau kota seluruh wilayah Jawa Timur yang memasang spanduk layanan penukaran.

Selain melalui outlet perbankan, terang Yudi, Bank Indonesia bekerjasama dengan 12 bank di wilayah Surabaya membuka layanan penukaran uang bersama di Lapangan Makodam Brawijaya V Surabaya pada tanggal 21 s.d. 23 Mei serta 27 s.d. 29 Mei dengan jumlah maksimal penukar setiap hari adalah 1300 orang.

Dirinya mengatakan, Bank Indonesia juga telah bekerjasama dengan Badan Usaha Jalan Tol (BUJT) dan perbankan untuk menyediakan Layanan Gerak Perbankan yang melakukan jasa penukaran di 17 rest area. Layanan ini tersedia mulai tanggal 28 Mei s.d. 4 Juni 2019 setiap hari Selasa dan Kamis,” lanjut Yudi.

 “Nilai maksimal yang dapat ditukarkan oleh satu orang adalah sebesar Rp 3,7 juta yang terdiri dari pecahan Rp 2.000,00 hingga Rp 20.000,”pungkas Yudi.(ton)