Tuban, (bisnissurabaya.com) – Terapi pijat di Kabupaten Tuban, Jawa Timur/Jatim, tergolong ekstrim. Pasalnya, pijat ini menggunakan media arus listrik, sebagai alat untuk memijat pasiennya. Tanpa alat apapun, arus listrik si tukang pijat ini, meletakkan kedua kabel di kedua kakinya. Lalu dilakukan pemijatan ke titik saraf tertentu.

Inilah pijat ekstrim menggunakan setrum listrik, yang dilakukan oleh warga Desa Jadi Kecamatan Semanding, Kabupaten Tuban, ini tergolong ekstrim. Pasalnya, untuk mengalirkan arus listrik ke tubuhnya, hanya cukup meletakkan kabel arus positif dan negative, pada kedua kaki tanpa perantara alat apupun.

Setelah arus listrik ini, masuk ke tubuh, barulah pasien dilakukan dengan cara menyentuh, titik saraf tertentu pada tubuh si pasien. Untuk mengatur besar kecilnya arus listrik yang masuk pemijat ini cukup mengendalikannya dengan perasaan. Karena arus listrik ini, tanpa ada alat. Seperti adaptor untuk mengatur kekuatan arus listrik. Melainkan, arus listrik tersebut, secara langsung masuk ke tubuh pemijat.

Pijat setrum ini, meski terlihat ekstrim, namun banyak yang sembuh setelah terapi strum ini. Pasien yang datang rata-rata penderita strok dan gula darah. Salah satunya, pasien yang sedang terapi, mengaku datang ke terapi setrum ini, karena mengalami strok ringan. Setelah terapi strum alami ini, dengan sepuluh kali terapi sembuh seperti sedia kala.

Pasien yang datang untuk terapi setrum ini tidak dipungut beaya. Pemijat sengaja tidak memungut beaya karena tujuannya untuk menolong sesama, agar orang sakit yang datang tidak lagi kebingungan dengan beaya pengobatan. ‘’Pijat setrum ini, sudah saya jalani sejak 10 tahun lalu,’’ kata Sugeng, warga Desa Jadi Kecamatan Semanding kepada bisnissurabaya.com, Jum’at (26/4) lalu.

Pijat setrum ini, diyakini dapat mensirkulasi darah, dari dalam tubuh pasien. Apabila darah ini sirkulasinya bagus, maka pasien akan kembali sehat. Sedangkan, setrum listrik ini sifatnya panas. Sehingga dapat membakar sumbatan pada pembuluh darah pasien. Tentunya, apabila di dalam pembuluh darah sudah tak ada sumbatan. Maka peredaran darah akan lancar. Sehingga tubuh akan sehat. (mulyanto/stv)