Surabaya, (bisnissurabaya.com) – Enam mitra binaan unggulan dari program kemitraan PT Pelindo III beraksi di Jakarta International Handicraft Trade Fair (INACRAFT) 2019. Diantaranya, mitra kerajinan tangan dari kawat Yen Collection dari Jombang, Wisma Jaya dari Bangkalan yang memamerkan berbagai macam jenis batik tulis khas Madura, Kebaya Adiba dari kota Denpasar yang memamerkan kebaya endek Bali.

Selain itu, Kejaya Handicraft dari Banyuwangi memamerkan Handicraft. Hadir juga Hafa Batik dari kota Pekalongan memamerkan berbagai jenis batik tulis. Perwakilan dari kota Banjarmasin, Sukma Sasirangan yang memamerkan kerajinan kain sasirangan khas Kalimantan.

“Melalui pameran Inacraft, saya berharap dapat membuka peluang dan kesempatan bagi mitra binaan untuk berinteraksi dengan perajin lain dari dalam dan luar negeri, sekaligus mencari peluang pasar. Sehingga dapart menembus pasar global,” kata VP Corporate Communication Pelindo III, Wilis Aji, kepada bisnissurabaya.com, Jum’at (26/4) kemarin. Seperti diketahui, pameran Inacraft 2019 yang digelar di Jakarta Convention Center dibuka langsung Presiden RI Joko Widodo, Rabu (24/4) lalu.

Menurut Wilis, hingga triwulan I/2019 sebanyak 1.412 UKM tercatat sebagai mitra binaan Pelindo III yang tersebar di tujuh provinsi dan jika ada UKM yang tertarik untuk menjadi mitra binaan Pelindo III, bisa melihat persyaratannya di website Pelindo III.
“Alhamdulilah, hari ini dapat pembeli dari singapura dan memboyong beberapa kain. Kelihatannya mereka senang dengan motifnya dan semoga para pembeli tadi puas dengan kualitas kain kami sehingga bisa menjadi pelanggan setia, tidak hanya saat pameran,” ujar Abdul Hanif hakim, pemilik Hafa Batik dan Tenun.

Ia berharap, selama pameran dapat menambah pelanggan lokal maupun internasional, dan terima kasih untuk Pelindo III. ‘’Saya betul-betul merasakan perkembangan usaha setelah menjadi mitra apalagi baru pertama kali ini bisa pameran di ajang bergengsi sekelas Inacraft,’’ tambah Arief.

Adapun keenam peserta yang diboyong Pelindo III untuk pameran di Inacraft, kata Wilis, adalah mitra yang telah lolos dalam tahap seleksi ketat serta memenuhi persyaratan memiliki karakter kuat di produknya, unik dan mitra yang rajin, memiliki catatan yang baik, belum pernah diikutsertakan pameran oleh dinas pemerintah setempat, dan angsurannya tidak pernah menunggak. (bw)