Sidoarjo, (bisnissurabaya.com) – Koperasi Wanita/Kopwan PKK Kauman Kelurahan Purwosari Kabupaten Pasuruan kunjungi Kopwan Delta Sari Kabupaten Sidoarjo, Jumat, (26/4) kemarin. Tujuannya, untuk belajar mengembangkan koperasinya.

Penasehat Kopwan Delta Sari Sidoarjo Hj. Ida Nur Ahmad Syaifuddin, menyambut baik kedatangan Kopwan PKK Kauman Kelurahan Purwosari. Ia berharap ada ilmu yang bermanfaat dari kunjungan kali ini. Kunjungan seperti ini juga diharapkan dapat digunakan untuk sharing ilmu tentang pengelolaan koperasi.

Ia mengatakan, Kopwan Delta Sari Sidoarjo tidak hanya sebagai koperasi simpan pinjam. Terdapat juga unit usaha pertokoan. Produk yang dijual hasil pengrajin UMKM masyarakat Sidoarjo.

“Toserba Kopwan Delta Sari Sidoarjo memiliki banyak produk yang dijual, mohon dibeli, ada batik dan macam-macam produk UMKM Sidoarjo,” ucapnya.

Ketua Kopwan PKK Kauman Kelurahan Purwosari, Hj. Siti Aisyah menambahkan, kedatangannya untuk belajar mengembangkan koperasi yang dijalankannya. Saat ini, kata dia, Kopwan yang dikelolanya hanya sebagai koperasi simpan pinjam. Dirinya memiliki rencana untuk mengembangkan  Kopwan PKK Kauman dengan membentuk unit usaha.

“Kami kesini memberanikan diri untuk study banding mencari ilmu dan pengalaman dari ibu-ibu semua di Sidoarjo, karena kami menginginkan untuk mengembangkan unit usaha,” ujarnya.

Hj Siti Aisyah, menyatakan, Kopwan PKK Kauman berdiri 2009. Saat itu, hanya ada satu unit simpan pinjam. Awal dibentuk hanya beranggotakan 24 orang. Sekarang sudah 96 orang. Dari aset awal Rp 25 juta, sekarang menjadi Rp 250 juta. Belum lama ini Kopwan PKK Kauman mendapatkan peringkat pertama penyelenggaraan RAT dari Kabupaten Pasuruan.

“Kami memang tidak mengembangkan diri lagi untuk anggota lagi, sebab dengan 96 anggota kami rasa dari sisi ukuran koperasi sudah cukup. Jadi secara kuantitas kami tidak memperbesar, tetapi secara kualitas kami ingin meningkatkan,” ujarnya.

Wakil Ketua Kopwan Delta Sari Sidoarjo, Niniek Setyawati, mengatakan, Kopwan Delta Sari Sidoarjo dibentuk 1980. Anggotanya saat ini telah mencapai 500 orang lebih. Aset yang dimiliki saat ini mencapai Rp. 2,4 Miliar. (uno)