Surabaya, (bisnissurabaya.com) – Hingga 2020, ada 5.000 sekolah di Jawa Timur/Jatim memiliki akses internet cepat. Ini merupakan donasi dari PT XL yang terus menyalurkan akses internet cepat ke berbagai daerah dengan menyasar lebih banyak sekolah di Indonesia. Untuk wilayah Jatim, XL menyalurkan bantuan kepada 39 sekolah setingkat SMA/SMK di Surabaya dan Madura. Penyerahan donasi kuota dilaksanakan di Surabaya, Jumat (26/4) kemarin.

Group Head XL Axiata East Region, Mochamad Imam Mualim, mengatakan, seperti halnya di berbagai daerah lainnya di Indonesia, layanan internet cepat juga sangat dibutuhkan sekolah-sekolah di semua tingkatan di Jatim. Semakin banyak materi pelajaran dan juga metode pengajaran membutuhkan sarana internet dan digital yang memadai.

Untuk itu, kata dia, pada 2019 ini secara bertahap XL bisa lebih banyak lagi menyalurkan program donasi akses ke internet cepat untuk sekolah-sekolah di Jatim. ‘’Kami senang jika fasilitas dari kami dan sebagian pelanggan bisa dimanfaatkan maksimal untuk memajukan kualitas pendidikan bagi anak sekolah,” kata Imam.

Ia menambahkan donasi kuota kali ini diberikan 24 sekolah di area Surabaya, dan di area Madura ada 15 sekolah. Bersamaan dengan rangkaian acara penyerahan donasi kuota, XL mendukung penyelenggaraan berbagai workshop di SMA Negeri 9 Surabaya. Ada enam materi yang disampaikan, yaitu internet sehat, jaringan XL Axiata, memasak, kesekretariatan, public speaking, dan teknologi informasi. Workshop ini bertujuan untuk memotivasi para siswa untuk mamahami keberadaan internet cepat dan layanan digital di tengah-tengah masyarakat dewasa ini, serta apa saja yang bisa mereka manfaatkan secara maksimal dari fasilitas tersebut.

Penyerahan Donasi di Surabaya dihadiri Wakil Gubernur Jawa Timur, Dr. H. Emil Elestianto Dardak, M.Sc, Director Corporate.Strategy & Bussiness Development XL Axiata, Abhijit Navalekar, Group Head XL Axiata East Region, Mochamad Imam Mualim dan Sekretaris Dinas Kominfo Propinsi Jawa Timur, Drs. Ir. Ayu Mustika Dewi, MM. Selain Surabaya juga Bangkalan merupakan satu rangkaian dengan “Bersama Bangun Negeri Employee Volunteering Program”.
Pada acara ini, sebanyak 40 karyawan XL Axiata, termasuk jajaran manajemen, melakukan touring mengendarai motor dari Jakarta dan singgah di Cirebon, Semarang, Surabaya, dan Madura. Total ada 220 sekolah yang mendapatkan fasilitas akses internet cepat dari XL Axiata dalam rangkaian touring ini.

Sementara itu, sejak diluncurkan pada Agustus 2017 lalu, Program Gerakan Donasi Kuota telah menyalurkan fasilitas akses internet cepat ke tidak kurang dari 1.500 sekolah di lebih dari 110 kota kabupaten dan 21 provinsi. Sebanyak lebih dari 400.000 siswa telah mendapatkan manfaat dari program donasi ini, termasuk mereka yang bersekolah di pelosok daerah. Tahun ini, XL Axiata berharap bisa terus memperluas jangkauan donasi hingga mencapai 2.000 sekolah. Selain itu, XL Axiata juga mulai menyalurkan donasi untuk komunitas pendidikan yang dikelola masyarakat.

Gerakan Donasi Kuota memfasilitasi sebagian besar sekolah yang berada di dalam area jangkauan layanan data miliknya, baik 3G maupun 4G LTE. Mekanisme penyaluran kuota donasi akan dilakukan dengan menyertakan perangkat mobile broadband atau router XL Home sehingga bisa dibagikan secara simultan ke 32 perangkat smartphone atau laptop yang digunakan para siswa dan pengajar. Termasuk dalam paket donasi ini adalah akses internet selama 1 tahun sejak diberikan. Mekanisme ini sekaligus untuk memastikan donasi bisa dimanfaatkan secara efektif dan kolektif, selain juga penerapan sistem pengawasan yang tertuang dalam perjanjian antara XL Axiata dengan setiap sekolah penerima donasi. Hingga saat ini, infrastruktur jaringan yang menopang seluruh area Jawa Timur diperkuat dengan lebih dari 15.000 BTS termasuk lebih dari 3.500 BTS 4G dengan wilayah operasional yang tersebar di 38 Kabupaten/Kota. (bw)