Sidoarjo, (bisnissurabaya.com) – 2019 ini, Kabupaten Sidoarjo mengusulkan lima Organisasi Perangkat Daerah (OPD). Yakni, Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil, Badan Kepegawaian Daerah, Kecamatan Sidoarjo, Puskesmas Siodarjo dan Dinas Perhubungan. Kelima OPD tersebut memiliki komitmen menuju Wilayah Bebas dari Korupsi (WBK), dan Wilayah Birokrasi Bersih dan Melayani (WBBM).

Penegasan itu dikemukakan Bupati Sidoarjo, H Saiful Ilah, S.H, M.Hum., kepada bisnissurabaya.com Senin (25/2). Bupati Sidoarjo mengucapkan terima kasih kepada para Kepala OPD dan Camat karena pada 2018 lalu, atas kerja keras dan kerja nyatanya,  penilaian Sistem Akuntabilitas Kinerja Instansi Pemerintah (SAKIP) dari Kemen PAN RB mendapat Predikat A (memuaskan).

‘’Prestasi ini Harus kita pertahankan dan kita tingkatkan. Dengan demikian Visi Kabupaten Sidoarjo yang Inovatif, Sejahtera Mandiri dan Berkelanjutan akan terwujud. Predikat ini sudah melampaui target dari yang ditetapkan dalam RPJMD,’’ katanya. Ia menyatakan, catatan hasil Evaluasi SAKIP diantaranya struktur organisasi dan tata kerja yang ditetapkan tidak selalu selaras dengan peraturan jangka menengah daerah.

Yaitu RPJMD, masih terdapat ketidaksesuaian antara indikator kinerja individu dengan Ukuran Kinerja yang dituangkan dalam Sasaran Kerja Pegawai (SKP), dan pemanfaatan aplikasi monitoring kinerja belum berjalan optimal. Sementara, Sekretaris Daerah Kabupaten Sidoarjo meminta untuk semua OPD lebih mengekplore potensi Kabupaten Sidoarjo melalui program kerja yang telah ditetapkan. Salah satunya Disporapar lebih dieksplore lagi pariwisata yang ada di Sidoarjo sehingga mampu mendatangkan wisatawan domestik maupun mancanegara. (ttk)