Surabaya, (bisnissurabaya.com) – Pasangan gubernur dan wakil gubernur Jawa Timur terpilih, Khofifah Indar Parawansah-Emil Elistyanto Dardak akhirnya resmi dilantik Presiden Joko Widodo (Jokowi). Pelantikan dilangsungkan di Istana Negara, Jalan Medan Merdeka Utara, Jakarta Pusat, Rabu (13/2).

Dengan dilantiknya Khofifah Indar Parawansa oleh Presiden menjadi Gubernur Jawa Timur. Maka, Khofifah resmi memimpin Jawa Timur didampingi Emil Dardak.

Prosesi pembacaan Keppres RI Nomor 2/P dan 16/P Tahun 2019 tentang pengesahan pengangkatan Gubernur Jatim dan Gubernur Jambi. Keppres ini ditetapkan pada 8 Januari dan 12 Februari 2019.

Setelah resmi dilantik Khofifah berencana mengawali kegiatannya dengan mengunjungi Kantor Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK).
Bahkan, rencana itu disampaikan langsung Khofifah sebelum dilantik Presiden Jokowi “Alhamdulilah setelah resmi dilantik kami akan ke KPK untuk berkonsultasi sekaligus membahas konsep pencegahan praktik korupsi yang hendak diterapkan di Jawa Timur,” ujar Khofifah.

Kunjungan ke kantor KPK rencananya ia lakukan pada pukul 19.00 WIB setelah Kamis (14/2) pagi melakukan kunjungan ke kantor Badan Pemeriksa Keuangan (BPK). “Kami akan membahas konsep pencegahan praktik korupsi, agar ASN di Jawa Timur bisa bekerja lebih aman dan nyaman,” imbuh Khofifah.

Kunjungan itu dilakukan mengingat, sebelumnya Jawa Timur memiliki catatan buruk tentang praktik korupsi. Setidaknya ada 13 kepala daerah dari 38 kepala daerah yang menjabat, ditangkap oleh KPK karena dugaan korupsi.

Ke-13 kepala daerah itu yaitu, Wali Kota Madiun Bambang Irianto, Bupati Pamekasan Ahmad Syafi’i, Wali Kota Mojokerto Mas’ud Yunus, Wali Kota Batu Eddy Rumpoko, Bupati Nganjuk Taufiqurrahman, dan Bupati Jombang Nyono Suharli Wihandoko. Selain itu, juga ada Wali Kota Malang Mochammad Anton, Bupati Mojokerto Mustofa Kamal Pasa, dan pejabat teras lainya.

Sebelumnya pelantikan Khofifah – Emil ini dihadiri Ketum PAN Zulkifli Hasan, Ketum PPP Romahurmuziy, Ketum NasDem Surya Paloh, Ketum Hanura Oesman Sapta Odang, Wakil Presiden Jusuf Kalla, hingga Ibu Negara Iriana Jokowi.(ton)