Surabaya, (bisnissurabaya.com) – Dua media dari Bali mendapat penghargaan  Indonesia Print Media Award/IPMA. Yakni, Bali Post, dan Denpost. Penghargaan kepada Bali Post diberikan langsung Menteri Informasi dan Komunikasi, Rudiantara, kepada Pimred Bali Post, Wayan Dira Arsana, di Siola Surabaya Kamis (7/2) malam.

Penghargaan IPMA kepada Bali Post ini untuk kategori surat kabar nasional terbaik bersama Kompas dan Republika.

Selain Bali Post, Denpasar Post juga memperoleh penghargaan IPMA untuk kategori surat kabar regional Bali dan NTB. Menteri Komunikasi dan Informasi, Rudiantara, mengatakan, industri pers tidak akan pernah mati. Karena ada media cetak.

“Media cetak ada kontennya. Dan bagaimana cara menyampaikan konten agar tetap dibutuhkan masyarakat,” kata Rudiantara, menyemangati pengurus SPS dan puluhan pengelola media dan pemimpin redaksi yang memenuhi ruangan.

Pimred Bali Post, Dira Arsana (kanan) bersama Menkominfo Rudiantara (tengah) dan Pimred Denpost Gde Suyadnyana (kiri). (Foto/patrik)
(foto/patrik)

Menurut dia, bila konten yang disampaikan memenuhi kebutuhan masyarakat tentunya media cetak tetap dibutuhkan meski saat ini era digitalisasi tak bisa dihindarkan. “Jadi, caranya saja yang berubah tetapi substansinya sama.

Karena itu, Menteri Rudiantara, sangat mengapresiasi penghargaan terhadap media yang diwujudkan oleh SPS melalui acara “Awarding Night SPS dan satu dekade IPMA yang mengambil thema ‘Kwalitas Tanpa Batas di Era Disrupsi’ hingga berakhirnya acara ini. (bw/ton)