(bisnissurabaya.com) – Indonesia adalah negara besar yang luas wilayahnya terbentang dari Sabang sampai Merauke. Terdiri dari 17.000 pulau yang terbagi dalam 34 provinsi, 514 kota dan kabupaten dengan jumlah penduduk sekitar 260 juta jiwa.

Tentu saja, memimpin negeri sebesar Indonesia, diperlukan sosok pemimpin yang memiliki sikap negarawan dan memiliki visi jauh kedepan. Tak hanya pekerja keras, tetapi juga cerdas dan ikhlas.

Selain itu, kapasitas dan pengalaman dalam memimpin harus benar-benar teruji. Bisa dimulai dari memimpin sebuah kota, meningkat ke provinsi, hingga memimpin negara.

“Pengalaman itu perlu. Saya belajar hampir 2 tahun dari dunia bisnis ke dunia pemerintahan. Dan itu tidak mudah,” kata Jokowi, di acara Deklarasi Forum Alumni Jatim# 01 Sabtu (2/2) lalu.

Penampilan Jokowi, dihadapan masa peserta deklarasi Forum Alumni Jatim#01. (Foto/ist)

Jokowi sendiri, memulai karir di pucuk pemerintahan sebagai presiden, dimulai dari bawah. Diawali dengan menjabat sebagai Walikota Surakarta dengan jumlah penduduk sekitar 600.000 jiwa, kemudian memimpin Provinsi Daerah Khusus Ibukota (DKI) Jakarta Raya yang penduduknya mencapai sekitar 6 juta orang, hingga akhirnya terpilih sebagai Presiden Indonesia yang bertanggung jawab terhadap kesejahteraan 260 juta orang.

“Ada tahapan-tahapan yang harus dilalui, dari bawah terus ketengah pusat kekuasaan. Dan sekarang Indonesia sudah berhasil menjadi kekuatan ekonomi dunia nomor lima,” jelas Calon Presiden no urut 1 ini.

Dihadapan puluhan ribu pendukungnya yang hadir di deklarasi Forum Alumni Jatim#01 di sekitar Tugu Pahlawan Surabaya, Jokowi yang merupakan pasangan KH Makruf Amin ini mengajak para alumni perguruan tinggi sebagai kekuatan intelektual untuk melawan hoax dan fitnah yang bertebaran di media sosial.

Tampil dengan mengenakan rompi lukis berbahan jeans yang bagian punggung bertuliskan Cak Jokowi, presiden petahana yang diusung PDI Perjuangan, Golkar, PKB, PPP, Hanura, Nasdem, Perindo, ini mengingatkan bahwa ada pihak-pihak yang menggunakan propaganda Rusia yang dengan sengaja menyebarkan fitnah, dusta, dan hoax untuk menjatuhkan lawannya.

“Ini harus dilawan. Saya yakin Arek Suroboyo dan Jawa Timur pasti wani. Kita harus menyampaikan yang benar, tidak dibolak-balik,” tambah mantan Gubernur DKI Jakarta ini.

Acara deklarasi Forum Alumni Jatim#01 dihadiri puluhan ribu alumni perguruan tinggi negeri dan swasta yang tersebar di seluruh Jatim. Mereka membacakan ikrar pemenangan pasangan Calon Presiden dan Calon Wakil Presiden Jokowi-Makruf Amin pada pemilu April 2019 mendatang. Naskah ikrar pemenangan dibacakan ketua panitia Ermawan Wibisono. (nanang)