Presiden Jokowi : Benteng Van den Bosch Segera Dipugar

37

(bisnissurabaya.com) – Negara lindungi peninggalan bersejarah. Benteng Van De Bosch yang merupakan ikon Kabupaten Ngawi, akan segera dipugar pemerintah. Presiden Jokowi, langsung memerintahkan Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) Basuki Hadi Muljono, untuk segera melakukan pemugaran.

“Perintah itu disampaikan langsung via telpon setelah Presiden dan rombongan meninjau keberadaan benteng bersejarah tersebut,” kata Deputi Bidang Protokol, Pers, dan Media Sekretariat Presiden Bey Machmudin kepada bisnissurabaya.com Jumat (1/2) kemarin.

Selepas berkeliling Benteng Van den Bosch untuk meninjau kondisi bangunan yang memerlukan pemugaran, Presiden Joko Widodo dan rombongan singgah di sebuah kantin yang terletak di dalam area benteng tersebut.

Presiden mengunjungi stand produk UMKM. (Foto/ist)

Disana, Presiden dan Ibu Negara Iriana Joko Widodo sejenak menyeruput secangkir kopi sambil menikmati aneka kudapan. Seperti kacang rebus dan ubi yang terhidang. Sekretaris Kabinet Pramono Anung, Gubernur Jawa Timur/Jatim Soekarwo dan Ibu Nina Kirana Soekarwo, Bupati Ngawi Budi Sulistyono, dan Ketua DPRD Kabupaten Ngawi Dri Riyanto Sujatmiko, tampak bergabung bersama keduanya dan berbincang cukup lama.

Selepas perbincangan, Kepala Negara mengatakan kopi hangat yang dicicipinya itu sangatlah enak dan terjangkau. Namun, meski murah, rasa dan kualitasnya tak kalah dengan yang lainnya.

“Presiden mengatakan, tadi saya mencicip ada kopi yang enak sekali. Saya lupa tadi harganya berapa, tapi saya kira murah, kalau di daerah murah-murah, enak-enak,” jelas Bey Machmudin.

Presiden dan Ibu Iriana ditemani Menseskab, Gubernur, Bupati menikmati kopi. (Foto/ist)

Presiden juga sempat mengunjungi produk yang di pamerkan sejumlah stan Usaha Menengah Kecil dan Mikro (UMKM) yang ada di lokasi. Salah satunya menjual produk beras berbagai varian.

Presiden juga melihat, ada beras merah putih organik. Harganya memang mahal, Rp 27.000 per kilo. Tapi, ada juga varian lain yang lebih mahal yaitu beras singkong, yang dibanderol Rp 75.000.

“Karena tanpa kandungan glukosa, sangat bagus untuk kesehatan. Presiden mau coba,”tambah Bey Machmudin.

Setelah acara tersebut, Presiden beserta rombongan langsung menuju Masjid Agung Baiturrahman, Kabupaten Ngawi, untuk melaksanakan ibadah salat Jumat. (nanang)