Surabaya, (bisnissurabaya.com) – Siapa tak kenal kue keranjang? Salah satu sajian khas saat Tahun Baru Cina atau Imlek yang berbahan ketan dan gula. Teksturnya yang kenyal dan melambangkan kerukunan dan keutuhan keluarga. Serta rasa manis yang diibaratkan sebagai rasa suka cita dan kebaikan untuk tahun mendatang. Sehingga, sajian ini menjadi ciri khas saat menyambut Malam Tahun Baru Imlek 2567.

Biasanya, kue keranjang langsung atau diolah dengan cara digoreng dengan tepung dan telur agar lebih nikmat disantap. Namun, Executive Chef Hotel Santika Pandegiling, Ervin Triana, mengolah kue keranjang menjadi hidangan yang unik dan berbeda. Yang, berbahan dasar Talam Ubi, Kue Keranjang dan Pancake Kue Keranjang. Menurut Chef Ervin, kue keranjang biasanya disajikan hanya digoreng, atau dikukus saja. “Jadi, saya terinspirasi untuk membuat kue keranjang ini diolah dengan cara yang berbeda dan dapat menghasilkan suatu hidangan manis yang enak sekali untuk disantap di Tahun Baru Imlek,” kata Chef Ervin, kepada bisnissurabaya.com, Kamis (24/1) siang.

Chef Ervin. (Foto/bayu)

Sajian ini dihadirkan Hotel Santika, dalam merayakan momen Malam Tahun Baru Cina pada 4 Februari 2019. Selain kue kering, kata dia, pihaknya menyajikan masakan khas Cina Peranakan Babah Nyonya mulai dari hidangan pembuka, sup, hidangan utama, hingga ditutup dengan hidangan manis. (bayu)