Tulungagung, (bisnissurabaya.com) – Diawal tahun 2019, petugas bea cukai Blitar dan kejaksaan negeri Tulungagung, memusnahkan ratusan ribu rokok  illegal. Rokok tanpa dilekati pita cukai tersebut hasil tangkapan tangan pihak bea cukai, selama 6 bulan terakhir, dan mengamankan 1 orang terpidana, sebagai pengedar.

Sebanyak 127.000 batang rokok ilegal telah dimusnahkan di halaman kantor kejari Tulungagung. Rokok dari berbagai macam merk tanpa dilekati pita cukai tersebut dimusnahkan dengan cara di bakar.

Selain itu, petugas juga mengamankan seorang pengedar, yang saat ini, menjalani hukuman. Dari kasus ini, pihak negara telah dirugikan sebesar 45 juta rupiah, namun jika di hitung dengan cukai beserta dendanya sebanyak 95 juta rupiah. Rokok-rokok terbut, yang dikalangan masyarakat, di sebut rokok putihan, di jual antara 5 ribu hingga 6 ribu per pack.

Dalam 1 tahun terakhir, pihak bea cukai blitar,telah menangani 102 Surat Bukti Penindaan (SBP), sedangkan yang telah naik menjadi penyidikan, sebanyak dua kasus dan tiga kasus telah di vonis. (Khoirul/stv)