Surabaya, (bisnissurabaya.com) – Selama 2018, Tim pidana khusus Kejaksaan Tinggi Jawa Timur/Jatim berhasil menyelamatkan uang negara sebanyak Rp 228,5 miliar. Jumlah tersebut merupakan hasil penanganan korupsi pada tingkat penyidikan sebanyak 168 perkara serta 133 diantaranya merupakan hasil pengungkapan dari Kejaksaan Negeri/Kejari se-Jatim.

Kajati Jatim, Sunarta, mengatakan, untuk penyelamatan keuangan negara dalam tahap penyidikan, Kejati Jatim berhasil menyelamatkan uang negara sebanyak Rp 228,5 miliar.

‘’Sedangkan untuk Kejari se-Jatim berhasil menyelamatkan sebanyak Rp 3,220 miliar,’’ kata Sunarta, kepada bisnissurabaya.com, Jumat (28/12) lalu.

Sementara dalam tahap penyidikan sudah ada pengembalian uang negara sebanyak Rp 5 miliar  lebih. Sedangkan pada tahap eksekusi, Kejati Jatim menerima denda dari terdakwa korupsi sebanyak Rp 7,899 miliar dan uang pengganti Rp 15,663 miliar serta uang rampasan sebanyak Rp 35,404 miliar dan 35 ribu USD. Bahkan, terdapat pula barang rampasan hasil lelang sebanyak Rp 1,467 miliar. (agung/stv)